GerejaPresbiterian Young Nak (YN) didirikan di Seoul pada 2 Desember 1945 oleh penerima Penghargaan Templeton 1992, Kyung-Chik Han. Dibuka oleh dua puluh tujuh pengungsi dari Korea yang diduduki Soviet, Young Nak makin meningkat anggotanya melalui para pengungsi yang menginginkan kebebasan beragama.[1]
Pada 24 Maret 1949, sebuah lahan digunakan untuk fasilitas baru untuk menggantikan gedung yang terlalu kecil untuk kongregasi yang bertumbuh.[2] Pada saat gedung gereja baru terselesaikan pada Mei 1950, anggotanya meningkat menjadi lebih dari 4,000.[3] Pada 1992, saat pendeta Han dianugerahi Penghargaan Templeton atas jasanya dalam bidang keagamaan, jumlah anggotanya meningkat jadi 60,000 (menjadikannya kongregasi Presbiterian terbesar di dunia pada masa itu), belum termasuk 500 anak gereja yang dibangun oleh para anggota kongregasi asli.[4]