Gereja ini selesai dibangun pada tahun 1829. Gereja ini rusak parah akibat badai topan pada tanggal 2 Agustus 1837 dan baru dibuka kembali pada tahun 1842.
Gaya yang digunakan adalah gaya Spanyol. Fasad utama memiliki satu bukaan melengkung. Di kedua sisi pintu masuk terdapat ceruk kecil dengan patung seorang santo. Bagian dalamnya sederhana. Lantainya sebagian terbuat dari marmer. Struktur atapnya tersembunyi oleh langit-langit kayu palsu. Dua jendela kecil menyediakan ventilasi dan cahaya bagi gereja.