Gereja Hati Kudus Yesus, Malang atau yang bernama resmi Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Kayutangan atau umumnya dikenal sebagai Gereja Kayutangan adalah sebuah gereja parokiKatolik yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Gereja ini terkenal akan kemegahan arsitektur Neo-Gotiknya dan menjadi salah satu ikon kota Malang. Gereja ini dahulunya merupakan pusat kedudukan atau katedral bagi Keuskupan Malang sebelum takhtanya dipindahkan ke katedral baru.
Sejarah
Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Malang mulai berdiri sendiri pada tanggal 4 Juni 1897, sebelumnya merupakan bagian dari Paroki Kepanjen Surabaya. Gereja bergaya Neo-Gotik tertua di Malang ini memiliki panjang 41 meter, lebar 11,4 meter, dan tinggi ruangan 15,2 meter. Gereja yang menghabiskan biaya pembangunan sebesar 30972 gulden ini melibatkan beberapa tokoh dalam pembangunannya, yakni: Ir. Marius J. Hulsuit sebagai perancang; C. Vis, Van’t Pad dan Bourguignon sebagai pemborong; dan Moulijn sebagai pengawas pembangunan.[1]
Penempatan salib dilakukan pada tanggal 30 Desember 1905. Penempatan patung Hati Kudus Yesus yang didatangkan dari Belanda dilakukan tahun 1906. Lonceng gereja yang pertama sudah ada sebelum gereja didirikan. [2]
Jadwal Misa
Misa harian: Senin - Kamis, 12.00
Jumat: 11.30
Sabtu Sore: 17.00
Minggu: 07.00, 09.00, 17.00
Galeri
Foto historis
Fasad lama sebelum penambahan menara gereja, ca. 1906-1923
Fasad lama sebelum penambahan menara gereja, ca. 1922
Fasad lama sebelum penambahan menara gereja, ca. 1923-1926
Eksterior, ca. 1935
Dilihat dari jauh di jalan utama Kayutangan, ca. 1935
Eksterior, ca. 1935
Eksterior, ca. 1935
Gereja Kayutangan menghiasi lanskap Kota Malang, ca. 1935
Interior tahun 1937
Eksterior dan lainnya
Eksterior, 1997
Eksterior pada malam hari, 2010
Eksterior, 2011
Eksterior, 2020
Eksterior, 2021
Sebagai bentuk toleransi, Gereja Kayutangan menyediakan halaman bagi umat Islam merayakan sholat Idul Fitri