Gerakan hak autismeSimbol ananta berwarna pelangi mewakili keberagaman spektrum autisme serta gerakan neurodiversitas yang lebih besar.[1]
Gerakan hak autisme, juga disebut sebagai gerakan budaya autistik atau gerakan neurodiversitas, adalah sebuah gerakan konteks mendorong pandangan bahwa autisme adalah ragam alami dari otak manusia alih-alih "penyakit" yang perlu disembuhkan.[2] Gerakan tersebut mengadvokasikan berbagai tujuan, yang meliputi penerimaan yang lebih besar terhadap perilaku autistik dan pengakuan komunitas autisitik sebagai kelompok minoritas.[3][4]
Temple Grandin. Thinking in Pictures, Expanded Edition: My Life with Autism, New York, New York: Vintage, 2011. ISBN978-1935274216
Nadesan, Majia (2005). Constructing Autism: Unravelling the "Truth" and Discovering the Social. London: Routledge. ISBN978-0-415-32180-8. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)