Gempa bumi Banten 2000 adalah peristiwa gempa bumi dengan magnitudo 6.8 Mw yang terjadi pada sore hari, tanggal 25 Oktober pukul 16.32 waktu setempat, berpusat di daratan 29km (18mi) dari Labuhan, Kabupaten Serang, Banten, Indonesia.[1] Gempa terasa kuat di seluruh wilayah Jawa bagian Barat, dan Sumatra bagian Selatan, di Jakarta gedung-gedung bergoyang akibat guncangan selama satu menit. Meski gempanya kuat, tidak ada korban jiwa, dan kerusakan yang ditimbulkan hanya sebatas sedang.[2]
Gempa bumi
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, gempa bumi terjadi pada pukul 16:32 WIB (09:32 UTC) dengan kekuatan 6,8 skala magnitudo momen pada kedalaman dangkal 38km (24mi). Getaran gempa dirasakan kuat di sepanjang wilayah Jawa bagian barat dan Sumatera bagian selatan. Daerah ini sebelumnya dilanda gempa kuat pada 21 Desember 1999 menewaskan lima orang, dan menghancurkan 2.800 rumah.[3] Gempa besar lain di daerah ini terjadi pada tahun 1997, 1985, 1971, 1963, 1954,[4] dan yang terbesar pada tahun 1943 berkekuatan 7,0.[5]
Dampak dan kerusakan
Beberapa orang terluka di Banten. Kerusakan ringan juga terjadi di Banten, dari Kabupaten Pandeglang hingga Kabupaten Serang, kerusakan beberapa terjadi di Jakarta. Pemadaman listrik terjadi di Jakarta dan Pandeglang. Dirasakan (V) di Serang, (V) di Jakarta, (IV) Bandar Lampung, (III) di Bandung. Getaran juga dirasakan oleh orang-orang yang berada di gedung-gedung bertingkat di Singapura.[6]