Gandi Sulistiyanto lahir di Pekalongan, Jawa Tengah. Tamat dari SMA Masehi Pekalongan, ia melanjutkan studi ke Diploma (D-3) Perkapalan yang saat itu bernama PAT (Pendidikan Ahli Teknologi) Universitas Diponegoro di tahun 1978.[1]
Karier
Satu dekade awal kariernya dihabiskan di perusahaan otomotif Astra International. Ia baru bergabung ke Sinar Mas pada tahun 1992 sebagai CEO PT Asuransi Jiwa Eka Life (kini dikenal sebagai Sinar Mas MSIG Life).
Ia sempat mengecap pendidikan dengan mengikuti Top Management Program di Asia Institute of Management, Manila, Filipina pada 1999 dan pada 2011 menimba ilmu di Harvard Business School mengambil jurusan Advanced Management Program (AMP).
Setelah mengalami berbagai penugasan dan jabatan di sejumlah pilar bisnis Sinar Mas, pada tahun 2001 Sulistiyanto dipercaya menjadi Managing Director, dengan tantangan awal memimpin Sinar Mas Debt Restructuring Task Force Team yang saat itu berjumlah USD13,5 miliar, dampak Krisis Keuangan 1998.[2]
Selama 30 tahun berkarya di Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto resmi melepas jabatan terakhirnya sebagai Managing Director yang telah diembannya sejak tahun 2021 untuk mengabdi kepada negara menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan.[3]
Pada Juni 2021 lalu, Jokowi mengusulkan Gandi Sulistiyanto sebagai calon tunggal Duta Besar Indonesia non-karier untuk Republik Korea yang berkedudukan di Seoul, Korea Selatan. Pencalonan tersebut tertuang dalam Surat Presiden RI bernomor R-25/Pres/06/2021.[4]
Sulis dilantik sebagai Presiden Jokowi sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Korea pada Rabu, 17 November 2021 di Istana Negara.[5] Di saat yang bersamaan, Jokowi juga melantik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala BNPB, dan 11 duta besar Republik Indonesia lainnya.[6]