Meskipun demikian, pada tahun 1486, wilayah Bretagne dikonfirmasikan suksesi Bretagne atas putri Frañsez, Anne, untuk memastikan kebebasan dari Prancis. Perjanjian Chateaubriant, yang ditandatangani pada tahun 1487 dengan Prancis, menegaskan kebebasan Bretagne, tetapi Prancis terus mengacau di wilayah adipati tersebut. Frañsez kemudian bersekutu dengan Maximilian I, Kaisar Romawi Suci, melawan Prancis; akan tetapi, Bretagne dikalahkan pada tanggal 28 Juli di dalam Perang Saint-Aubin-du-Cormier. Beberapa hari kemudian, pada tanggal 10 Agustus, Frañsez dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Verger. Di bawah kondisi perjanjian, adipati itu terpaksa harus menyerahkan dirinya sendiri dan wilayah adipatinya sebagai Vasal raja Prancis. Frañsez II meninggal tak lama kemudian, karena terjatuh dari kudanya. Setelah kematiannya, Charles VIII menyerang Bretagne dan memaksa ahli waris Anne untuk menikahinya, sehingga mampu mengendalikan wilayah adipati itu.
 Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.{{cite encyclopedia}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki paramater tidak diketahui s: |HIDE_PARAMETER15=, |HIDE_PARAMETER13=, |HIDE_PARAMETER14c=, |HIDE_PARAMETER14ab=, |HIDE_PARAMETER3=, |HIDE_PARAMETER1=, |HIDE_PARAMETER4=, |HIDE_PARAMETER2=, |HIDE_PARAMETER8=, |HIDE_PARAMETER14bb=, |HIDE_PARAMETER20=, |HIDE_PARAMETER5=, |separator=, |HIDE_PARAMETER14b=, |HIDE_PARAMETER14cb=, |HIDE_PARAMETER14a=, |HIDE_PARAMETER10=, |HIDE_PARAMETER9=, |HIDE_PARAMETER6=, |HIDE_PARAMETER7=, |HIDE_PARAMETER11=, and |HIDE_PARAMETER12=