Forest Steven Whitaker (lahir 15 Juli 1961)[ 1] adalah seorang aktor, pembuat film, dan aktivis Amerika. penghargaan yang diterimanya termasuk Academy Award , Golden Globe Award , British Academy Film Award , dua Screen Actors Guild Awards dan Penghargaan Aktor Terbaik di Festival Film Cannes 1988 .
Setelah membuat debut filmnya di Fast Times at Ridgemont High (1982), Whitaker kemudian mendapatkan reputasi untuk pekerjaan studi karakter intensif untuk film-film, seperti Platoon (1986), Good Morning, Vietnam (1987), Bird (1988), The Crying Game (1992), Phenomenon (1996), Ghost Dog: The Way of the Samurai (1999), The Great Debaters (2007), The Butler (2013), Arrival (2016), dan Respect (2021).[ 2] [ 3] [ 4] Dia juga muncul di The Color of Money (1986), Panic Room (2002), Where the Wild Things Are (2009), dan Black Panther (2018) sebagai Zuri . Whitaker membintangi waralaba Star Wars sebagai Saw Gerrera , muncul dalam film Rogue One (2016) dan kemudian akan mengulangi peran tersebut dalam serial televisi Star Wars: Rebels (2017) dan Andor (2022–2025), serta permainan video Star Wars Jedi: Fallen Order (2019).
Whitaker memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik untuk perannya sebagai diktator Uganda Idi Amin dalam drama sejarah The Last King of Scotland (2006). Whitaker membuat debut penyutradaraannya dengan film televisi Strapped (1993) dan menyutradarai film Waiting to Exhale (1995), Hope Floats (1998), dan First Daughter (2004). Di televisi, ia memerankan Letnan Jon Kavanaugh pada musim kelima dan keenam The Shield (2006–2007) dan sejak 2019, ia telah berperan sebagai Bumpy Johnson dalam serial drama kriminal Epix Godfather of Harlem .
Ia membuat debut Broadway dalam pementasan ulang Hughie (2016) karya Eugene O'Neill . Selain karier aktingnya, Whitaker juga dikenal karena karya kemanusiaan dan aktivismenya. Pada tahun 2011, ia dilantik sebagai Duta Besar UNESCO , kemudian menerima promosi menjadi Utusan Khusus untuk Perdamaian dan Rekonsiliasi, dan menjadi CEO Whitaker Peace and Development Initiative (WPDI), program penjangkauan nirlaba.[ 5]