Ia merupakan anak dari Muhammad Taher Mus. Tiga kakaknya juga menjadi Bupati, yakni Bupati Pulau TaliabuAliong Mus, Bupati Banggai KepulauanZainal Mus, dan Bupati Kepulauan Sula dua periode Ahmad Hidayat Mus. Ia menempuh pendidikan di SD Al-Hilal Bobong, SMP Negeri 1 Taliabu Barat dan SMA Negeri 1 Taliabu Barat, Pulau Taliabu. Ia kemudian masuk Jurusan S1 Ilmu Hukum di di Universitas Ibnu KhaldunBogor tahun 2007. Disana, ia bergabung dengan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas ESDM, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu.[3]
Kontroversi
Pada 2023, seorang pedagang sembako bernama Yana Lex menyatakan bahwa Fifian berhutang padanya sebanyak Rp 85 juta ketika bupati tersebut berkunjung ke Pasar Makdahi, Maluku Utara.[6]