Festival Film Metro Manila (bahasa Inggris:Metro Manilla Film Festivalcode: en is deprecated , disingkat MMFF) adalah sebuah festival film tahunan yang diadakan di Metro Manila, Filipina. Festival ini berlangsung dari 25 Desember (Hari Natal) hingga Hari Tahun Baru dan minggu pertama bulan Januari di tahun selanjutnya. Festival ini berfokus pada film-film Filipina. Selama festival berlangsung, bioskop hanya menayangkan film yang disetujui oleh juri dan tidak memasukkan film asing kecuali di bioskop 3D dan bioskop IMAX. Sejak era 2010-an, film ditayangkan di bioskop 3D tertentu yang dapat menampilkan film dalam format 2D. Festival ini adalah salah satu dari dua festival film besar Filipina yang tidak memasukkan film ke luar negeri dalam jangka waktu seminggu, festival lainnya adalah Pista ng Pelikulang Pilipino yang berlangsung selama bulan Agustus.
Acara tahunan ini pertama kali diadakan pada tahun 1975, saat Diligin Mo ng Hamog ang Uhaw na Lupa ("Water the Thirsty Earth with Dew") oleh Augusto Buenaventura memenangkan penghargaan film terbaik.[1]
Salah satu daya tarik festival ini adalah parade kendaraan hias pada pembukaan festival. Kendaraan hias tersebut masing-masing mewakili film yang masuk dalam festival dengan bintangnya masing-masing. Pada malam penghargaan, Kendaraan Hias Terbaik juga diumumkan bersama dengan penghargaan utama.
Wali kota Manila Antonio Villegas, pendiri Festival Film Manila
Festival ini berdiri sejak tahun 1966. Saat itu, Wali kota Manila Antonio Villegas meresmikan dengan nama resmi "Manila Film Festival" ("Manila Tagalog Film Festival").[3] Tujuan festival tersebut didirikan adalah agar film-film Filipina diputar di bioskop tayangan pertama karena pada saat itu bioskop hanya memutar film-film Amerika Serikat.[4] Festival itu berlangsung 12 hari dari 14 Juni hingga 24 Juni, hari berdirinya Kota Manila, di mana hanya film-film produksi lokal yang dapat diputar di bioskop. Festival ini juga menampilkan parade aktor dan film unggulan di pusat kota Manila. Selain itu, dalam upaya mempromosikan film Filipina, Antonio Villegas melarang pemutaran film asing di bioskop selama Festival berlangsung.[5] Sebagian besar film-film yang ditayangkan saat itu memiliki judul dengan Bahasa Ingrris.[6] Meski kurang mendapat dukungan, ada beberapa perubahan yang membuat festival ini berkembang.[7]
Film terbaik dalam Festival Film Manila seperti Daigdig ng mga Api (1966), Dahil sa Isang Bulaklak (1967), Manila, Open City (1968), Patria Adorada (1969), Dimasalang (1970), Cadena de Amor (1971), Elias, Basilio at Sisa (1972), Nueva Vizaya (1973) and Alaala mo Daigdig Ko (1974). Mulai tahun 1975, Festival Film Manila dilanjutkan dengan Festival Film Metro Manila.
↑Malam penghargaan Festival Film Metro Manila 2020 berlangsung secara virtual dikarenakan Pandemi COVID-19. Acara sebagian besar direkam di Project Space Studio di Mekati.