Ferry Egberty Moniaga (lahir 4 September 1949) adalah salah satu petinju amatir terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Prestasi terbesarnya adalah sebagai petinju Indonesia pertama yang berhasil menembus babak delapan besar di Olimpiade Musim Panas 1972. Ferry Moniaga yang berdarah Minahasa ini berhasil menundukkan René Silva (Nikaragua) dan Joe Destimo (Ghana) dengan angka, tetapi kalah angka mutlak oleh Orlando Martinez (Kuba) di babak perempat final, yang kemudian meraih medali emas pada kelas bantam.
Prestasi
Nasional
1966-1968: Juara kelas layang/terbang provinsi Bali
Setelah pensiun, Ferry Moniaga masih tetap berkarya pada olahraga tinju dengan menjadi pelatih tinju (amatir) hingga kini.
Selain itu, Ferry Moniaga pernah mencoba bisnis sebagai promotor tinju pada tahun 1989, dengan memanggungkan kejuaran dunia kelas terbang mini versi IBF antara Nico Thomas vs Samuth Sithnaruepol (Thailand) yang pertama. Saat itu Nico Thomas gagal menjadi juara dunia karena hasil seri dengan Samuth.