King of Castile(en)Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.(Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.) King of Toledo(en)Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.(Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.) King of León(en)Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.(Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.) King of Galicia(en)Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.(Kesalahan: waktu tidak sah.– Kesalahan: waktu tidak sah.)
Ferdinandus III (bahasa Spanyol:Fernando III de Castillacode: es is deprecated ; 30 Juli atau 5 Agustus 1199 – 30 Mei1252), yang digelari el Santo, adalah Raja Kastilia dari 1217 dan Raja León sejak 1230, hingga 1252. Setelah pernikahan keduanya, ia juga merupakan Pangeran Aumale. Ia mengkonsolidasikan Reconquista melanjutkan upaya kakeknya dari pihak ibu Alfonso VIII. Pada 1231, ia menyatukan Kastilia dan León secara permanen. Ia dikanonisasi pada tahun 1671, dan secara resmi disebut Santo Ferdinandus dari Kastila.
Selama masa kekuasaannya, Ferdinandus memerangi umat MuslimMoor, yang berkuasa di Al-Andalus. Ia berhasil memperluas kekuasaan Kastilia di Spanyol, baik melalui diplomasi, perang, ataupun memanfaatkan perpecahan pada bangsa Moor. Satu persatu ia merebut kota-kota Andalus Úbeda (1233), Kordoba (1236), Jaén (1246), dan Sevilla (1248), serta menduduki Murcia (1243). Dengan penaklukan ini, Kastilia berhasil menaklukan seluruh Al-Andalus kecuali Granada, yang rajanya menyatakan ketundukannya Ferdinandus. Ia membagi daerah taklukannya kepada ordo militer, Gereja, dan para bangsawan.
Referensi
González, Julio. Reinado y Diplomas de Fernando III, i: Estudio. 1980.
Menocal, María Rosa. The Ornament of the World. Little, Brown and Company: Boston, 2002. ISBN 0-316-16871-8