Eurasia adalah orang dengan darah campuran Asia dan kelompok etnis di Eropa. Istilah tersebut awalnya dipakai di India Britania pada abad ke-19 untuk menyebut orang yang lahir (biasanya) dari ayah Inggris dan ibu India. Kalangan campuran tersebut kemudian disebut Anglo-India. Selain Inggris, beberapa juga berdarah campuran Portugis, Belanda, India, atau paling jarang, Prancis.
Meskipun istilah "Eurasia" terkadang masih diterapkan kepada orang berdarah Eropa dan Asia Selatan (termasuk orang Burgher dari Sri Lanka), pada saat ini istilah tersebut lebih dipakai untuk orang berdarah campuran Eropa dan Asia Timur atau Tenggara.[12] Istilah tersebut telah dipakai dalam kesusastraan antopologi sejak 1960an.[13] Istilah tersebut juga dipakai untuk menyebut orang-orang berdarah Asia Tengah.
↑"American FactFinder". Factfinder2.census.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-09-11. Diakses tanggal 2014-01-02. Defining Eurasians as those who were marked as both "white" and "Asian", in the 2010 census there were 1,623,234 Eurasians in the United States.
↑"Salinan arsip"(PDF). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2017-09-21.
↑Jarnagin, Laura (2012). Portuguese and Luso-Asian Legacies in Southeast Asia, 1511–2011: Culture and identity in the Luso-Asian world, tenacities & plasticities. Institute of Southeast Asian Studies. hlm.268. "Today, there are over twenty-nine thousand Eurasians living in Malaysia, the vast majority of whom are of Portuguese descent."