Deutsche Gesellschaft für Tierpsychologie (Masyarakat Psikologi Hewan Jerman) mendirikan jurnal ini pada tahun 1937[3] sebagai salah satu jurnal pertama di dunia yang berfokus pada perilaku hewan.[4]Konrad Lorenz, Otto Köhler, dan Carl Kronacher merupakan editor pertama jurnal ini, yang awalnya bernama Zeitschrift für Tierpsychologie (Jurnal Etologi Komparatif).[3]
Pada tahun 1986, jurnal ini berganti nama menjadi "Ethology" dengan subjudul International Journal of Behavioral Biology.[5] Pada tahun 2021, Ethology menjadi jurnal perilaku pertama yang mengadopsi kerangka kerja STRANGE, serupa dengan kerangka kerja WEIRD dalam psikologi, untuk mengatasi bias pengambilan sampel.[6] Di tahun yang sama, jurnal ini mewajibkan penulis untuk menyimpan data asli di repositori data publik.[7]
Cakupan
Jurnal ini mencakup seluruh Empat pertanyaan Tinbergen, termasuk aspek ultimate (kegunaan saat ini, evolusi) dan proximate (mekanisme, ontogeni) dari Biologi Perilaku.[8] Selain artikel penelitian reguler, jurnal ini juga memuat Perspectives & Reviews, artikel Species-in-the-Spotlight, Catatan Perilaku, Komentar, dan artikel yang berfokus pada Metode Etologi.[8]
Pengabstrakan dan pengindeksan
Jurnal ini diabstraksikan dan diindeks dalam beberapa basis data, seperti Academic Search, Scopus, dan Science Citation Index.[8] Menurut Journal Citation Reports, jurnal ini memiliki faktor dampak tahun 2020 sebesar 1,897, menempatkannya di peringkat ke-46 dari 53 jurnal dalam kategori "Ilmu Perilaku" dan peringkat ke-62 dari 175 dalam kategori "Zoologi".[8]