Aset Fisik Klub Taj
Klub Esteghlal Tehran, yang sebelum Revolusi Iran beroperasi dengan nama “Taj”, merupakan salah satu klub olahraga terbesar dan terkaya di Iran. Bahkan menurut beberapa laporan, Esteghlal dianggap sebagai klub terkaya kedua di dunia setelah Real Madrid. Klub ini memiliki banyak properti dan fasilitas olahraga di dalam dan luar Iran, yang semuanya dialihkan kepada berbagai lembaga setelah Revolusi 1979.
Gedung administrasi dan pusat utama kegiatan Klub Taj terletak di Teheran, di depan Taman Amin al-Dowleh. Tempat ini terdiri dari dua bangunan besar; salah satunya diambil alih oleh Organisasi Pendidikan Jasmani dan yang lainnya diambil oleh Organisasi Revolusi Islam.
Sebelum Revolusi, kompleks olahraga Taj memiliki 5 klub olahraga di Teheran dan 66 klub di berbagai kota lainnya. Taj juga memiliki klub di Turki (dengan nama Tajspor) dan di Qatar. Namun setelah Revolusi 1979, seluruh fasilitas tersebut tidak lagi berada di bawah kepemilikan klub.
Klub-klub Taj di Teheran meliputi: Istana Pusat Taj di Jalan Baharestan, Klub Olahraga Pelle di Jalan Nezam Abad, Klub Wanita Taj di Jalan Los Angeles (sekarang Jalan Hejab), Klub Tenis Taj di Jalan Pahlavi (sekarang Jalan Vali Asr), dan Klub Reza Pahlavi di wilayah Nazi Abad. Taj juga memiliki dua toko perlengkapan olahraga di Teheran yang terletak di Jalan Shahreza dan Jalan Baharestan.
Setelah Revolusi pada 17 Februari 1979, Istana Pusat Taj dan seluruh fasilitas lain milik klub diambil alih oleh komite-komite revolusi. Fasilitas olahraga diserahkan kepada Organisasi Pendidikan Jasmani, sedangkan fasilitas administratif dan layanan seperti toko olahraga klub diserahkan kepada lembaga-lembaga lain, termasuk Organisasi Dakwah Islam. Hingga kini, upaya Klub Esteghlal untuk mendapatkan kembali properti-properti tersebut belum berhasil.
Pada Juli 2009, Klub Esteghlal membeli 1% saham Bank Tat dengan pembayaran sebesar 2 miliar toman. Langkah ini pada awalnya mendapat sambutan positif dari para analis dan dianggap sebagai investasi yang menguntungkan bagi masa depan klub. Namun pada akhir 2009, karena perselisihan manajemen, klub menjual kembali saham tersebut dengan keuntungan 18%.
Saat ini, Klub Esteghlal memiliki Stadion Morghoobkar, Kamp Naser Hejazi, dan Stadion Keshvari. Pada 6 Juli 2008, peletakan batu pertama kamp latihan khusus klub dilakukan di Taman Eram Tehran. Ali Fathollahzadeh, direktur klub saat itu, mengumumkan bahwa nilai proyek tersebut mencapai 70 miliar toman. Pada musim semi 2011, kamp latihan khusus klub secara resmi dibuka dan dinamai “Kamp Naser Hejazi” sebagai penghormatan kepada pemain dan pelatih legendaris Esteghlal. [6]