Ernst Julius Öpik (23 Oktober 1893 – 10 September 1985) adalah seorang astronom dan astrofisikawan asal Estonia yang dikenal atas karyanya dalam bidang evolusi bintang, meteorit, dan struktur Tata Surya luar. Ia adalah salah satu ilmuwan pertama yang mengusulkan keberadaan awan komet yang mengelilingi Tata Surya, yang kemudian dikenal sebagai Awan Öpik–Oort.[1]
Karier dan Kontribusi
Öpik menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Tartu dan menjadi profesor di sana sejak awal 1920-an. Pada tahun 1930-an, ia pindah ke Irlandia Utara dan bekerja di Observatorium Armagh selama beberapa dekade berikutnya.[2]
Pada tahun 1932, Öpik mengajukan teori bahwa komet jangka panjang berasal dari awan besar komet yang terletak jauh di luar orbit Pluto, teori yang secara independen diperkuat oleh astronom Belanda Jan Oort pada tahun 1950, sehingga wilayah tersebut dikenal sebagai Awan Öpik–Oort.
Selain itu, Öpik juga melakukan estimasi jarak galaksi Andromeda secara akurat pada tahun 1922, jauh sebelum tersedia metode canggih seperti pengamatan variabel Cepheid.[3]
Penghargaan
Pada tahun 1975, Öpik dianugerahi Medali Emas Royal Astronomical Society, salah satu penghargaan paling bergengsi dalam bidang astronomi.[4] Ia juga menerima berbagai penghargaan dari komunitas ilmiah Estonia dan internasional atas kontribusinya terhadap pemahaman dinamika langit.
Kehidupan Pribadi
Ernst Öpik lahir di Kunda, Estonia (saat itu bagian dari Kekaisaran Rusia), dan berasal dari keluarga akademis. Ia adalah paman dari Lembit Öpik, seorang politisi Britania Raya. Öpik meninggal dunia pada usia 91 tahun di Belfast, Irlandia Utara, tempat ia menetap hingga akhir hayatnya.