Nam Yoon-do (Hangul:남윤도code: ko is deprecated ; lahir 17 November 1988), lebih dikenal dengan nama panggungnya Eric Nam (Hangul:에릭 남code: ko is deprecated ), adalah penyanyi-penulis lagu, pembawa acara televisi, aktor, podcaster, dan pengusaha Korea-Amerika yang berkarier di Korea Selatan. Ia merupakan salah satu tokoh paling dikenal di industri hiburan Asia dan telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk GQ Korea's Man of the Year (2016), Forbes 30 Under 30 Asia (2017), dan TIME100 Impact Award (2023).[1]
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Eric Nam lahir dan dibesarkan di Atlanta, Georgia, sebagai anak sulung dari tiga bersaudara putra pasangan imigran Korea. Sejak kecil ia belajar musik klasik, termasuk piano mulai usia empat tahun dan cello mulai usia sembilan tahun. Ia menjadi anggota Atlanta Boy Choir dan pernah tampil dalam misa di Basilika Santo Petrus di Roma saat tur ke Italia.[2]
Ia lulus dari The Lovett School di Atlanta pada 2007. Semasa kuliah di Boston College, ia aktif di Shaw Leadership Society dan Undergraduate Government of Boston College, serta mendirikan Kollaboration Boston—cabang lokal dari organisasi nirlaba nasional yang bertujuan meningkatkan keterwakilan orang Asia-Amerika di dunia hiburan.[3]
Ia juga menjalani satu tahun pertukaran pelajar di Universitas Peking, Beijing, Tiongkok. Nam lulus dari Boston College pada 2011 dengan gelar Bachelor of Science dalam bidang Studi Internasional dan minor Studi Asia.[3]
Setelah lulus, Nam mengundurkan kesempatan kerja sebagai analis bisnis di Deloitte Consulting, New York, untuk bekerja selama tiga bulan di Mumbai, India, bersama lembaga nirlaba yang menyediakan pinjaman mikro bagi wirausahawan perempuan. Ia kemudian sempat bekerja sebentar di Deloitte sebelum memutuskan beralih ke dunia hiburan pada akhir 2011.[4]
Karier
Awal Karier: Birth of a Great Star 2 (2011–2012)
Semasa kuliah di Boston College, Nam mulai mengunggah video nyanyian cover ke YouTube. Salah satu videonya menarik perhatian produser televisi Korea Selatan, yang kemudian mengundangnya untuk mengikuti audisi program kompetisi menyanyi MBC, Star Audition: Birth of a Great Star 2—versi Korea Selatan dari American Idol.[3] Setelah mengikuti program tersebut selama delapan bulan, ia berhasil masuk ke Top 5 kontestan pada April 2012.[5]
Pada 25 September 2012, ia menandatangani kontrak dengan label B2M Entertainment sebagai artis solo.[6]
Debut dan Karier Awal di Korea (2013–2016)
Nam resmi melakukan debut pada 23 Januari 2013 dengan perilisan mini album p
Nam Yoon-do (Hangul:남윤도code: ko is deprecated ; lahir 17 November 1988), lebih dikenal dengan nama
panggungnya Eric Nam (Hangul:에릭 남code: ko is deprecated ), adalah penyanyi-penulis lagu, pembawa
acara televisi, aktor, podcaster, dan pengusaha Korea-Amerika yang berkarier di
Korea Selatan. Ia merupakan salah satu tokoh paling dikenal di industri hiburan Asia
dan telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk GQ Korea's Man of the Year
(2016), Forbes 30 Under 30 Asia (2017), dan TIME100 Impact Award (2023).[7]
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Eric Nam lahir dan dibesarkan di Atlanta, Georgia, sebagai anak sulung dari tiga
bersaudara putra pasangan imigran Korea. Sejak kecil ia belajar musik klasik, termasuk
piano mulai usia empat tahun dan cello mulai usia sembilan tahun. Ia menjadi anggota
Atlanta Boy Choir dan pernah tampil dalam misa di Basilika Santo Petrus di Roma
saat tur ke Italia.[8]
Ia lulus dari The Lovett School di Atlanta pada 2007. Semasa kuliah di Boston College,
ia aktif di Shaw Leadership Society dan Undergraduate Government of Boston College, serta
mendirikan Kollaboration Boston—cabang lokal dari organisasi nirlaba nasional yang bertujuan
meningkatkan keterwakilan orang Asia-Amerika di dunia hiburan.[3]
Ia juga menjalani satu tahun pertukaran pelajar di Universitas Peking, Beijing, China.
Nam lulus dari Boston College pada 2011 dengan gelar Bachelor of Science dalam bidang
Studi Internasional dan minor Studi Asia.[3]
Setelah lulus, Nam mengundurkan kesempatan kerja sebagai analis bisnis di Deloitte
Consulting, New York, untuk bekerja selama tiga bulan di Mumbai, India, bersama lembaga
nirlaba yang menyediakan pinjaman mikro bagi wirausahawan perempuan. Ia kemudian sempat
bekerja sebentar di Deloitte sebelum memutuskan beralih ke dunia hiburan akhir 2011.[4]
Karier
Awal Karier: Birth of a Great Star 2 (2011–2012)
Semasa kuliah di Boston College, Nam mulai mengunggah video nyanyian cover ke
YouTube. Salah satu videonya menarik perhatian produser televisi Korea Selatan, yang
kemudian mengundangnya untuk mengikuti audisi program kompetisi menyanyi MBC, Star
Audition: Birth of a Great Star 2—versi Korea Selatan dari American Idol.[3] Setelah mengikuti program tersebut selama delapan bulan, ia berhasil masuk
ke Top 5 kontestan pada April 2012.[9]
Pada 25 September 2012, ia menandatangani kontrak dengan label B2M Entertainment
sebagai artis solo.[10]
Debut dan Karier Awal di Korea (2013–2016)
Nam resmi melakukan debut pada 23 Januari 2013 dengan perilisan mini album perdananya,
Cloud 9, yang menampilkan singel utama "Heaven's Door".[7] Dari
2013 hingga 2016, ia menjabat sebagai pembawa acara tetap (MC) program live Arirang TV,
After School Club dan The ASC After Show—acara bagi artis K-pop dan penggemar
mereka yang disiarkan di 188 negara. Dalam kapasitas ini, ia mewawancarai berbagai
selebritas internasional termasuk Miranda Kerr, Robert Downey Jr., Matt Damon, Andrew
Garfield, Jamie Foxx, dan Emma Stone.[11]
Pada April 2014, ia merilis singel digital pertamanya, "Ooh Ooh", diikuti "Melt My Heart"
(Desember 2014), "I'm OK" (Maret 2015), dan "Dream" (Mei 2015). Pada 2016, ia bergabung
dengan label CJ E&M dan merilis mini album kedua, Interview, yang mencapai posisi ke-12
di tangga lagu album Korea.[12] Pada tahun yang sama, ia
dinobatkan sebagai GQ Korea's Man of the Year.[7]
Kolaborasi dan Pengakuan Internasional (2017–2018)
Pada 2017, Nam aktif berkolaborasi lintas genre, termasuk dengan penyanyi R&B Gallant dan
Tablo dari Epik High dalam "Cave Me In", serta dengan Somi dalam "You,
Who?" Pada tahun yang sama, ia masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia.[13]
Pada 2018, ia melakukan Honestly North America Tour bersama duo Loote, menjual habis
sejumlah pertunjukan. Pada bulan April 2018, ia merilis EP ketiga, Honestly, yang
menampilkan singel "Potion" bersama rapper Woodie Gochild. Pada tahun yang sama, ia
menjadi Honorary Ambassador untuk Paralimpiade
Musim Dingin Pyeongchang 2018 dan berkolaborasi dengan komentator Olimpiade Tara Lipinski
dan Johnny Weir dalam siaran primetime.[14]
Transisi ke Pasar Berbahasa Inggris (2019–2020)
Pada 17 April 2019, Nam meluncurkan podcast mingguannya, K-Pop Daebak w/ Eric Nam
di bawah naungan DIVE Studios. Program ini mendapat pengakuan sebagai "New & Noteworthy"
dan "Best Listens of 2019" dari Apple Podcasts, serta masuk "Top 10 Music Podcasts" versi
Spotify 2019.[7] Pada 14 November 2019, ia merilis album penuh
berbahasa Inggris perdananya, Before We Begin, yang mencapai posisi ke-23 di Gaon
Album Chart Korea. Album ini menandai pergeseran artistik menuju karier pop global berbahasa
Inggris.[15]
Juga pada 2019, Nam bersama saudara-saudaranya mendirikan DIVE Studios, perusahaan
media dan podcast yang berfokus pada konten K-pop dan kesehatan mental. Pada Desember 2019,
ia meluncurkan podcast kedua, I Think You're Dope w/ Eric Nam, yang mencapai posisi
nomor satu di Tangga Lagu Podcast Musik di lebih dari 25 negara termasuk AS, Inggris, dan
Korea Selatan.[7]
Pada Juli 2020, di tengah pandemi COVID-19, ia merilis EP keempat, The Other Side,
yang mencapai posisi ke-14 di Gaon Album Chart—posisi tertinggi EP-nya hingga saat itu.[16]
Kemandirian dan Ekspansi Global (2021–sekarang)
Pada Juni 2021, kontrak Nam dengan CJ E&M berakhir, dan ia mulai berkarier secara
independen melalui label miliknya sendiri, The Eric Nam Company, Inc.[7]
Pada Oktober 2021, ia merilis singel independen pertamanya, "I Don't Know You Anymore".
Pada 7 Januari 2022, Nam merilis album penuh berbahasa Inggris kedua, There and Back
Again, yang mencapai posisi ke-3 di Spotify AS dan ke-7 di Spotify Inggris, serta posisi
ke-22 di tangga lagu Billboard.[4] Album ini diikuti oleh There
and Back Again World Tour 2022 yang mencakup 60 pertunjukan di 54 kota di Eropa, Amerika
Utara, Asia, dan Oseania dengan lebih dari 85.000 tiket terjual.[4]
Pada 2023, Nam menerima TIME100 Impact Award di Singapura atas kontribusinya dalam
advokasi kesehatan mental.[7] Pada tahun yang sama, ia merilis
album ketiga, House on a Hill, yang disambut baik secara kritik. House on a Hill
World Tour 2023–2024 mencakup lebih dari 80 kota di seluruh dunia, termasuk penampilan
di Lollapalooza India pada Januari 2024.[7] Edisi deluxe album
tersebut, House on a Hill (Deluxe), dirilis pada 10 Mei 2024 dengan empat lagu baru.[17]
Pada April 2025, ia merilis album konser Live From London, rekaman dari konser tur
London-nya.[7]
Pada 2026, Nam menjadi kontestan dalam program realitas [[The Traitors (seri TV Amerika
Serikat)|The Traitors]] musim keempat di Peacock.[18]
Pembawa Acara dan Aktivitas Televisi
Selain bermusik, Nam dikenal luas sebagai pembawa acara dan komentator televisi. Ia
menjabat sebagai MC tetap After School Club di Arirang TV (2013–2016), Section TV
Entertainment Relay di MBC, dan Saturday Night Live Korea. Ia juga menjadi Honorary
Ambassador Paralimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.[19]
Pada 2024, ia memulai karier akting layar lebar dengan peran di film Transplant yang
tayang perdana di Chicago International Film Festival.[7] Ia
juga mengisi suara karakter Aang dewasa dalam film animasi The Legend of Aang: The Last
Airbender.[20]
Advokasi Kesehatan Mental dan Kewirausahaan
Nam dikenal sebagai advokat kesehatan mental yang vokal. Bersama saudara-saudaranya, ia
mendirikan DIVE Studios dan meluncurkan platform kesehatan mental Mindset pada 2021.
Platform ini menampilkan kumpulan kisah pribadi tentang perjuangan dan pemulihan kesehatan
mental oleh para musisi rekaman.[4] Dalam pidatonya saat menerima
TIME100 Impact Award 2023 di Singapura, ia secara terbuka berbagi pengalaman pribadinya
berjuang dengan kesehatan mental.[4]
Diskografi
Album Studio
Tahun
Judul
Label
Keterangan
2019
Before We Begin
Stone Music Entertainment
Album penuh berbahasa Inggris perdana; posisi ke-23 di Gaon Album Chart