Equisetum bogotense, atau ekor kuda Andes, adalah tumbuhan herba menahun yang bereproduksi melalui spora. Tumbuhan ini memiliki cabang-cabang melingkar yang lebih tebal dan kurang rimbun, serta batang rizoma yang kaya silika tempat akar tumbuh di bawah tanah. Batang ini berwarna cokelat gelap kusam dengan pertumbuhan yang gundul (glabrous) selain pada bagian segmen yang berseludung. Tanaman ini memiliki sejarah sebagai obat herbal tradisional, dan sebuah studi mengenai efek diuretiknya pada manusia menunjukkan peningkatan signifikan pada natrium, kalium, dan klorida dalam urine. Uji coba pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa E. bogotense memiliki efikasi "tinggi" sebagai diuretik.[1] Tanaman ini digunakan dalam beberapa suplemen herbal modern.[2] Epitet spesifiknya merujuk pada Bogotá, ibu kota Kolombia.
Spesies segregat, Equisetum rinihuense, telah dideskripsikan.
Menurut studi terbaru,[3] spesies ini mungkin merupakan yang paling terisolasi dari seluruh genusnya, karena lebih berkerabat dekat dengan fosil Equisetum daripada spesies yang masih hidup. Perkiraan pemisahan antara Equisetum bogotense dan semua spesies Equisetum lainnya yang masih hidup diperkirakan terjadi paling lambat pada Jura Awal (sekitar 170 juta tahun yang lalu).
Referensi
↑Wright, CI; Van-Buren, L; Kroner, CI; Koning, MM (Oktober 2007). "Herbal medicines as diuretics: a review of the scientific evidence". J Ethnopharmacol. 114 (1): 1–31. doi:10.1016/j.jep.2007.07.023. PMID17804183.