Arfiandi Eka Putra 22 Mei 2001 (umur 25) Jakarta, Indonesia
Pekerjaan
Pemeran
Tahun aktif
2006—sekarang
Tanda tangan
Endy Arfian (lahir 22 Mei 2001) merupakan pemeran berkebangsaan Indonesia.[1] Ia memulai karir sebagai aktor cilik yang kemudian mengukuhkan namanya sebagai aktor kawakan. Endy dikenal karena perannya dalam film box office seperti film seri Joko Anwar Pengabdi Setan, Ghost Writer, Petaka Gunung Gede, Pengepungan di Bukit Duri, dan Ghost in the Cell. Ia merupakan salah satu aktor kolaborator tetap sutradara Joko Anwar.
Kehidupan awal
Endy merupakan anak tunggal dari pasangan Jayanti Haskara dan Adi Hartadi.
Karier
Debut - 2016: Aktor Cilik dan Film Debut
Endy pertama kali dikenal sejak membintangi iklan sebuah produk obat bermerek Triaminic pada tahun 2006.[2] Sebagai aktor cilik Endy muncul pada beberapa sinetron seperti Cinta Indah yang tayang dari 2007 hingga 2008, dan sekuelnya Cinta Indah 2 yang tayang pada 2009. Ia menjadi pemeran utama untuk sinetron Satria yang tayang pada tahun 2011 hingga 2012. Ia juga muncul dalam sinetron Bidadari Takut Jatuh Cinta dan Ganteng Ganteng Serigala Returns saat remaja di pertengahan 2010an.
Endy memulai debut film layar lebar dalam drama triller The Perfect House di tahun 2011. Kemudian muncul dalam film antologi Parts of the Heart, yang tayang perdana di Festival Film Internasional Rotterdam 2012. Di tahun yang sama, Endy menjadi pemeran utama dalam film Brandal-Brandal Ciliwung. Karirnya menjadi relevan sebagai aktor cilik dalam film-film keluarga seperti Air Mata Terakhir Bunda, Para Pemburu Gajah, dan CJR the Movie.
2017 - Sekarang: Aktor Film Box Office dan Kolaborator Tetap Joko Anwar
Pada tahun 2017, Endy berperan sebagai Toni dalam film karya Joko Anwar, Pengabdi Setan.[3] Ini merupakan film pembuka dari seri film Pengabdi Setan oleh Joko Anwar. Filmnya meraih kesuksesan signifikan menjadi film box office dengan 4 juta penonton. Ini memberikan sorotan pada Endy membuat namanya berada di arus utama. Dari film ini, Endy dinominasikan untuk Indonesian Box Office Movie Awards. Pada tahun 2019 Endy berperan dalam film Ghost Writer yang merupakan debut penyutradaraan Bene Dion Rajagukguk. Filmnya juga menjadi box office dengan lebih dari satu juta penonton. Endy juga berperan untuk sekuel dari film tersebut pada tahun 2022 berjudul Ghost Writer 2.
Di tahun yang sama, 2022, Endy kembali berperan dalam film kedua dari seri film Pengabdi Setan oleh Joko Anwar yakni Pengadi Setan 2: Communion. Ini menandakan kolaborasi kedua Endy dengan Joko Anwar. Film tersebut juga menjadi box office dengan lebih dari 6 juta penonton. Dari perannya dalam film ini, Endy memenangkan penghargaan Festival Film Wartawan Indonesia untuk Aktor Utama Terbaik.
Pada tahun 2025 Endy menjadi pemeran utama dalam film horor menegangkan Petaka Gunung Gede karya sutradara Azhar Kinoi Lubis. Film tersebut menjadi box office dengan lebih dari 3 juta penonton. Di tahun yang sama ia kembali bekerja sama dengan Joko Anwar dalam film laga menegangkan Pengepungan di Bukit Duri. Menjadikannya kolaborator tetap sutradara Joko Anwar dalam kolaborasi ketiga mereka. Film tersebut juga menjadi box office dengan capaian 1.8 juta penonton. Serta memenangkan penghargaan terbanyak di Festival Film Indonesia 2025.
Pada 2026, Endy kembali bekerja sama dengan sutradara Joko Anwar. Ia menjadi pemeran utama dalam komedi horor Ghost in the Cell. Film tersebut menjadi box office dengan perolehan 3.3 juta penonton.