Sinopsis
Di Kerajaan Avalor, Putri Elena mengajak sahabatnya, Naomi, mendaki gunung untuk memperlihatkan pemandangan favoritnya. Dalam perjalanan, Elena mengenang masa lalunya, menceritakan bagaimana ia terjebak di dalam Jimat Avalor selama empat puluh satu tahun, serta memperlihatkan tongkat sihir milik penyihir jahat Shuriki yang telah rusak. Elena menjelaskan bahwa dirinya dapat terbebas berkat keberanian seorang putri muda dari Enchancia, yakni Sofia.
Elena kemudian mengisahkan peristiwa yang terjadi bertahun-tahun silam. Pada hari ulang tahunnya yang ke-15, ia menerima Jimat Avalor dari sang ibu. Namun, kebahagiaan itu berakhir ketika Shuriki menyerang dan merebut kekuasaan Avalor, membunuh kedua orang tua Elena, dan berusaha membinasakan dirinya. Jimat tersebut menyelamatkan Elena dengan menariknya masuk ke dalam permata, sehingga tubuh dan jiwanya terperangkap di sana. Penyihir kerajaan Avalor, Alakazar, menemukan jimat itu dan menyadari bahwa hanya seorang putri istimewa yang dapat membebaskan Elena. Ia menghabiskan sisa hidupnya mencari putri tersebut sebelum akhirnya mengubah dirinya menjadi buku sihir agar dapat memberi petunjuk kepada calon pembebas Elena di masa depan.
Bertahun-tahun kemudian, Putri Sofia dari Kerajaan Enchancia menemukan buku "The Lost Princess of Avalor" di Perpustakaan Rahasia. Melalui buku tersebut, Alakazar muncul dan menjelaskan kisah Elena serta cara untuk membebaskannya. Sofia diminta pergi ke Avalor dan berhati-hati terhadap Shuriki yang masih berkuasa. Ia pun membujuk keluarganya untuk menjadikan Avalor sebagai tujuan liburan musim panas mereka.
Setibanya di Avalor, keluarga kerajaan Enchancia disambut Shuriki dalam suasana yang tampak meriah, namun Sofia menyadari bahwa rakyat sesungguhnya hidup dalam ketakutan. Jimatnya kemudian bersinar, menuntunnya bertemu dengan makhluk bersayap bernama jaquin, yang setuju membantunya setelah mengetahui tujuan Sofia adalah untuk membebaskan Putri Elena. Dengan bantuan cucu Alakazar, Mateo, dan roh hewan pelindung bernama Zuzo, Sofia mengetahui bahwa untuk memecahkan mantra jimat, ia harus mendapatkan tongkat sihir Shuriki dan membawanya bersama jimat ke Mahkota Aziluna (artefak penyembuh kuno dari bangsa Maruvian) yang mampu meniadakan segala kutukan.
Melalui rencana penyamaran, Sofia berhasil mencuri tongkat sihir Shuriki saat pesta dansa di istana. Bersama Mateo dan para jaquin, ia menuju kuil Maruvian di gunung, tempat Mahkota Aziluna berada. Dengan bantuan sihir air, Sofia menemukan mahkota tersebut dan melakukan ritual pemulihan. Jimatnya bersinar, memunculkan cahaya merah muda yang melepaskan Putri Elena dari dalam permata. Setelah berterima kasih kepada Sofia, Elena bertekad merebut kembali takhta Avalor dari Shuriki.
Elena menyerang istana dan menghadapi Shuriki secara langsung. Saat Shuriki mencoba menggunakan sihirnya, ia menyadari tongkatnya telah dicuri. Elena mengungkapkan kejahatan Shuriki di hadapan keluarga kerajaan Enchancia dan penasihat istana Esteban, yang ternyata sepupu Elena sendiri. Shuriki kemudian memerintahkan penangkapan Elena dan keluarga Sofia, tetapi Elena berhasil melarikan diri dengan bantuan jaquin. Di rumah Mateo, ibunya, Rafa, memberikan mantra untuk membebaskan keluarga Elena yang terperangkap dalam lukisan ajaib. Dengan dukungan rakyat Avalor, mereka menyiapkan serangan besar melawan Shuriki.
Pertempuran terakhir terjadi di depan istana. Sofia dan Elena membuka gerbang agar pasukan rakyat Avalor dan Enchancia dapat masuk. Saat Shuriki berusaha menghancurkan Elena, Esteban berkhianat dan merebut tongkat sihir Shuriki, lalu melemparkannya kepada Elena. Elena mematahkan tongkat tersebut menjadi dua, memusnahkan kekuatan Shuriki dan mengubahnya menjadi wanita tua yang kemudian terjatuh ke air terjun.
Setelah kemenangan itu, Esteban mengakui Elena sebagai pewaris sah Kerajaan Avalor. Sofia mengembalikan jimatnya, tetapi Elena memintanya untuk tetap menyimpannya sebagai simbol persahabatan dan keberanian. Elena kemudian dinobatkan sebagai Ratu Avalor, disambut sorak gembira rakyatnya.
Kisah berakhir dengan Sofia kembali ke Perpustakaan Rahasia untuk menuliskan kisah penyelamatan Avalor. Sementara itu, di masa kini, Elena dan Naomi memutuskan untuk menyegel tongkat sihir Shuriki dalam peti ajaib agar tidak digunakan kembali, sebelum mereka kembali ke istana Avalor.