Dalam beberapa kesempatan, Rama menyatakan bahwa Uni Eropa perlu mempercepat proses integrasi Balkan Barat, karena menganggapnya sebagai satu-satunya cara untuk meredam faksi-faksi berbahaya di kawasan tersebut, mencegah kemungkinan meletusnya kekerasan, seperti yang melanda kawasan itu pada tahun 1990-an.[2] Rama juga mengecam pengaruh Rusia di Eropa sebagai ancaman.[3]
Pada April 2025, Edi Rama mengunjungi Israel dan memberi dukungan, menyatakan bahwa Hamas adalah Nazi abad baru dan menyatakan agar Israel tidak berkompromi.[4] Kunjungannya diprotes oleh rakyat pro-Palestina di Tirana.[5]