Eberswalde, sebelumnya dikenal sebagai Holden NE, adalah kawah tumbukan yang terkubur sebagian di Margaritifer Terra, Mars . Kawah Eberswalde terletak di sebelah utara Holden, sebuah kawah besar yang diperkirakan merupakan sebuah danau. Kawah berdiameter 65,3 km, yang berpusat di 24°S, 33°W, dinamai menurut kota Jerman dengan nama yang sama, sesuai dengan aturan International Astronomical Union untuk nomenklatur planet.[1] Eberswalde merupakan salah satu dari empat lokasi pendaratan terakhir yang diusulkan untuk misi Mars rover Mars Science Laboratory.[2][3] Fitur geologi ekstraterestrial ini terletak di dalam wilayah kuadrangle Sinus Margaritifer (MC-19) Mars. Meskipun tidak dipilih, tempat ini dianggap sebagai lokasi pendaratan potensial untuk wahana penjelajah Mars 2020Perseverance, dan pada lokakarya Lokasi Pendaratan Mars 2020 yang kedua, kawah ini masuk ke dalam delapan lokasi teratas yang masih dipertimbangkan.
Laboratorium Sains Mars
Beberapa lokasi di kuadran Sinus Margaritifer telah diusulkan sebagai area untuk mengirim wahana penjelajah Mars utama NASA, Laboratorium Sains Mars (MSL). Eberswalde terpilih sebagai salah satu dari empat lokasi pendaratan terakhir yang diusulkan untuk wahana penjelajah Curiosity, bagian dari misi MSL. Lokasi ini dipilih oleh tim ilmuwan sebagai lokasi kedua setelah kawah Gale.[3] Observasi dari Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) menunjukkan keberadaan smektit besi/magnesium di kawah ini, mineral yang membutuhkan air untuk terbentuk.
Delta Eberswalde
Delta, terlihat oleh MGS
Kawah ini memiliki relief terbalik, Kawah ini memiliki bentuk relief terbalik, yaitu delta yang terekspos kembali akibat aliran cairan, kemungkinan besar air. Serangkaian lembah yang mengalir menuju delta ini mengalirkan wilayah seluas sekitar 4.000 km². Luas permukaan delta mencapai 115 km² dengan ukuran 13 km × 11 km. Delta ini ditemukan dari citra yang diperoleh oleh Mars Global Surveyor pada tahun 2003, dioperasikan oleh Malin Space Science Systems. Delta Eberswalde memiliki enam lobus dan ketebalan sekitar 100 meter.[4]
Delta ini memberikan bukti jelas bahwa beberapa batuan sedimen Mars pernah terbentuk dalam lingkungan cair. Pola berliku saluran-saluran yang mengarah ke delta mendukung interpretasi ini. Sedimen tambahan menumpuk di atas delta, menutupinya, dan sedimen di saluran membentuk batuan sedimen. Saat sedimen yang lebih lunak di sekitarnya tererosi, delta terekspos kembali dalam bentuk terbalik.[5][6] Beberapa lapisan delta mengandung tanah liat, yang terbentuk dalam air dengan pH mendekati netral. Lingkungan semacam ini dapat mendukung kehidupan, dan tanah liat memungkinkan fosil terbentuk dengan baik. Banyak kawah di Mars pernah menjadi danau. Delta di Kawah Eberswalde merupakan bukti kuat bahwa kawah ini pernah menampung danau.[7]
Peta topografi yang dibuat menggunakan data Mars Orbiter Laser Altimeter (MOLA). Peta ini menunjukkan elevasi kawah Eberswald relatif terhadap areoid Mars.
Berdasarkan estimasi Moore dkk. pada tahun 2003 tentang volume aliran ke kawah sebesar 700 m³ /detik, mengenai volume aliran ke kawah sebesar 700 m³/detik, diperkirakan diperlukan waktu sekitar dua puluh tahun untuk mengisi kawah sepenuhnya, jika diabaikan penguapan dan infiltrasi. Namun, dugaan yang lebih mungkin menyatakan bahwa delta ini terbentuk bukan di danau permanen, melainkan melalui serangkaian episode danau singkat yang berlangsung beberapa tahun. Hal ini menunjukkan bahwa iklim Mars pada masa Noachian dicirikan oleh periode singkat hujan dan aliran air, bukan iklim basah yang berkelanjutan.[8][9]
↑Kevin W. Lewis; Oded Aharonson (2006). "Stratigraphic analysis of the distributary fan in Eberswalde crater using stereo imagery". Journal of Geophysical Research. 111 (E6): E06001. Bibcode:2006JGRE..111.6001L. doi:10.1029/2005JE002558.
↑Jeffrey M. Moore; Alan D. Howard; William D. Dietrich; Paul M. Schenk (2003). "Martian layered fluvial deposits: implications for Noachian climate scenarios". Geophysical Research Letters. 30 (24): E06001. Bibcode:2003GeoRL..30.2292M. doi:10.1029/2003GL019002.