Vivion de Valera (1910–82) Máirín de Valera (1912–84) Éamon de Valera, jr. (1913–XX) Brian de Valera(1915–36) Ruairi de Valera (1916–XX) Emer de Valera (1918–2012) Terence de Valera (1922–2007)
Eamon de Valera (14 Oktober 1882–29 Agustus 1975) adalah seorang negarawan, politikus Irlandia kelahiran Amerika Serikat yang memiliki peran penting dalam terbentuknya Konstitusi Irlandia 1937.[1][2]
Kehidupan awal
Éamon de Valera dilahirkan pada 14 Oktober 1882 di Lenox Hill, New York, Amerika Serikat.[3] De Valera merupakan anak dari Catherine Coll yang berasal dari Bruree, County Limerick, Irlandia dan Juan Vivion de Valera yang diketahui sebagai seorang seniman asal Spanyol.[4] Beberapa peneliti menyebutkan bahwa tempat kelahiran bapak de Valera adalah di Kuba, dan ada pula yang menyatakan di Sevilla atau País Vasco.[5]
Éamon de Valera dilahirkan di New York Nursery and Child's Hospital, Lexington Avenue,[6] yang dikenal sebagai rumah bagi para anak yatim dan terlantar.[7] Kedua orang tuanya menikah pada 18 September 1881 di Gereja St. Patrick Jersey City, New Jersey, meskipun dalam arsip-arsip tidak ditemukan akta nikah, akta lahir, akta baptis atau akta kematian yang beratasnamakan Juan Vivion de Valera. Pada akta lahir de Valera, tertulis bahwa nama aslinya adalah George de Valeora dan bapak kandungnya bernama Vivion de Valero. Meskipun ia kemudian dikenal sebagai Edward de Valera sebelum tahun 1901, ketika akta lahir perubahan diterbitkan ketika de Valera sudah dewasa, nama depannya diubah menjadi Edward dan nama keluarganya adalah de Valera.[8][9] Sewaktu kecil de Valera dikenal dengan panggilan Eddie atau Eddy.[10] Sebuah artikel yang diterbitkan pada tahun 2024 dalam jurnal yang berjudul Journal of the Westmeath Archaeological and History Society menyatakan bahwa arsip akta baptis de Valera dan akta lahirnya dibuat oleh nasionalis Irlandia di New York City pada 1916 sebagai upaya menyelamatkannnya dari eksekusi.[11]
Menurut ibu de Valera, Juan Vivion meninggal pada 1885, menyebabkan ia dan anak-anaknya menjadi miskin.[12] Éamon de Valera kemudian dibawa oleh pamannya yang bernama Ned pada usia 2 tahun ke Irlandia. Saat Coll menikah lagi pada pertengahan 1880-an, de Valera tidak dibawa balik untuk tinggal bersama ibunya justru ia malah dibesarkan bersama neneknya, Elizabeth Coll, bersama anak dan cucunya di Bruree, County Limerick. De Valera kemudian disekolahkan di Sekolah Nasional Bruree dan C.B.S. Charleville, County York. Diusianya ke-16 de Valera mendapatkan beasiswa sekolah. Dia gagal masuk pada dua perguruan tinggi di Limerick, tetapi diterima di Blackrock College, Dublin, atas dorongan patron lokalnya.[13]:19–20 Blackrock College sejak itu menamai salah satu dari enam asrama siswa mereka dengan nama de Valera.[14]
Semasa berada di Blackrock dan Rocwell College de Valera sering bermain rugby dan sering menghadiri pertandingan internasional rugbi hingga menjelang akhir hayatnya. [15]
Pada akhir tahun pertamanya di Blackrock, de Valera berhasil mendapatkan lebih banyak beasiswa sekolah. Pada tahun 1903, de Valera ditunjuk menjadi guru matematika di Rockwell College[16] dan digelar sebagai Dev oleh sesama rekan kerjanya.[17] Ia kemudian lulus dari pendidikan matematika Universitas Kerajaan Irlandia pada 1904.
Ketertarikannya pada matematika dan sains terus berlanjut dan bahkan ia ikut serta dalam pendirian Institut Dublin untuk Pendidikan Lanjut pada 1940 dan mengundang ilmuwan Erwin Schrödinger.[18] Selain itu pada 1916 waktu ia dipenjara dan hampir dihukum mati, ia kerap mengerjakan soal-soal yang terkait dengan matematika.[19]
Karier politik awal
Saat ia terlibat dalam kebangkitan kembali Gaelic, keikutsertaan de Valera dalam revolusi politik dimulai pada 25 November 1913 ketika ia bergabung dengan Sukarelawan Irlandia. Sukarelawan Irlandia dibentuk untuk melawan Sukarelawan Ulster dan memastikan pemberlakuan Partai Parlementer Irlandia yang diatur dalam UU Aturan Dalam Daerah Ketiga yang dimenangkan oleh pemimpin Sukarelawan Irlandia John Redmond. Setelah pecahnya Perang Dunia I pada Agustus 1914, karier de Valera mulai meningkat dan tidak lama kemudian ia ditunjuk menjadi kapten cabang Donnybrook. Segala persiapan dilakukan untuk sebuah revolusi bersenjata dan ia kemudian ditunjuk menjadi komandan Batalion Ketiga dan ajudan Brigade Dublin. De Valera juga mengambil bagian dalam Howth gun-running.[20] Ia kemudian disumpah oleh Thomas MacDonagh untuk menjadi anggota Persaudaraan Republiken Irlandia yang secara rahasia mengatur komite pusat dari Sukarelawan Irlandia. Meskipun ia menentang perkumpulan rahasia, tetapi ini adalah satu-satunya cara agar ia mendapatkan informasi penuh untuk Pemberontakan Paskah[13].
Tahun Tahun Revolusioner
Pemberontakan Paskah 1916
De Valera addressing a crowd on the steps of Ennis Courthouse, County Clare, in July 1917
Pada 24 April 1916 pecah Pemberontakan Paskah. Pasukan yang dipimpin oleh de Valera berhasil menaklukan Boland's Mill[21] yang terletak di Jalan Kanal Utama Dublin. Tugas pokoknya adalah untuk memberikan perlindungan di bagian tenggara Dublin. Setelah seminggu bertempur, perintah datang dari Pádraig Pearse untuk menyerah. De Valera kemudian diadili dan divonis dengan hukuman mati. Namun vonis itu kemudian segera diubah menjadi hukuman pelayanan untuk seumur hidup.
De Valera menjadi salah satu dari pemimpin republikan yang tidak dihukum mati oleh Britania Raya.[21] Hal ini kemudian memunculkan spekulasi bahwa ia diselamatkan oleh beberapa faktor. Pertama ia adalah salah satu dari beberapa pemimpin pemberontakan yang menyerah pada waktu-waktu terakhir dan ia juga ditahan di penjara yang berbeda dari para pemimpin pemberontakan lainnya, sehingga menyebabkan penundaan pelaksanaan eksekusi mati dirinya. Kedua, Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Dublin membuat sebuah presentasi sebelum ia disidang (karena ia sebenarnya adalah warga negara AS dan jika ia tetap dihukum mati, bagaimana AS memberikan reaksi akibat hal itu?) sambil menunggu situasi hukum penuh dapat diberlakukan kembali. Britania Raya membawa AS kedalam Perang di Eropa pada waktu itu dan suara dari warga Amerika-Irlandia sangat berpengaruh dalam politik di AS pada waktu itu[21]. Ketiga, saat Letjen Sir John Maxwell meninjau kasus hukum de Valera, ia berkata "Siapa dia? Aku tak pernah mendengar namanya sebelumnya. Aku ragu apakah ia akan membuat masalah dikemudian hari?". Setelah diberitahu bahwa de Valera bukanlah orang yang penting dalam pemberontakan itu, John Maxwell kemudian mengubah putusan hukuman mati de Valera menjadi hukuman seumur hidup.[22] De Valera juga bukan dari keluarga Fenian dan file MI5-nya pada 1916 juga berukuran tipis yang hanya menjabarkan tentang keanggotaannya terhadap Sukarelawan Irlandia.[22] Keempat pada waktu de Valera diputuskan mendapatkan hukuman mati pada 8 Mei 1916, tekanan politik menyebabkan John Maxwell terpaksa menunda eksekusi mati; Maxwell telah memberi tahu Perdana Menteri H. H. Asquith bahwa hanya ada dua orang pemberontak yang dihukum mati yaitu Seán Mac Diarmada dan James Connolly. Pada persidangan terakhir de Valera, sebuah presentasi disampaikan oleh Konsulat AS, latar belakangnya yang bukan dari keluarga Fenian dan tekanan politik yang ada pada waktu itu dipercaya telah menyelamatkan hidupnya, meskipun ia sempat dipenjara selama satu pekan.[22]
Para pendukung de Valera dan penentangnya berdebat terkait keberaniannya selama Pemberontakan Paskah. Pendukungnya mengklaim bahwa de Valera menunjukkan kemampuan sebagai seorang pemimpin dan ketelitiannya dalam menyusun rencana. Sementara para penentangnya meyakini ia sempat mengalami kejatuhan mental selama pemberontakan berlangsung. Menurut sebuah sumber yang dikutip pada 1916, pada saat pemberontakan de Valera sempat berlarian, memberikan perintah yang berlawanan dari pemimpin pemberontakan, tidak mau tidur dan pada satu masa hampir ditembak oleh rekannya sendiri. Dan menurut sumber yang lain, de Valera sempat dipaksa untuk tidur dan beristirahat sambil ditemani oleh salah satu anak buahnya, ia kemudian tiba tiba terbangun, matanya liar dan berteriak "Bakar rel keretanya! Bakar rel keretanya!". Lalu saat ia dipenjara di Kamp Penjara Ballykinlar, salah satu loyalisnya meminta agar de Valera dicek kondisi kesehatannya.[23] Penulis biografi terakhir De Valera, Anthony J. Jordan, menulis mengenai kontroversi ini, "Apapun yang terjadi di Boland's Mills, atau garnisun lainnya, tidak meniadakan atau melemahkan dengan cara apapun kepahlawanan luar biasa dari "Dev" dan rekan-rekannya".[24]
Daftar Referensi
↑"Éamon de Valera". Oireachtas Members Database. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 September 2018. Diakses tanggal 1 June 2009.
↑Fanning, Ronan (2016). A Will To Power: Eamon De Valera. Harvard University Press. hlm.3. ISBN9780674970557. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 September 2021. Diakses tanggal 21 September 2020. De Valera was born on 14 October 1882 in the Nursery and Child's Hospital, Lexington Avenue, Manhattan, New York; the only child of Juan Vivion de Valera and Catherine ('Kate') Coll