Durrah binti Abu Lahab (bahasa Arab:درة بنت أبي لهبcode: ar is deprecated ) adalah sahabat NabiMuhammad dari kalangan Muhajirin. Ia putri Abu Lahab, pimpinan Quraisy yang sangat memusuhi dakwah Muhammad, ibunya bernama Ummu Jamil.[1] Saudaranya Utaibah, menceraikan Ummu Kultsum putri Muhammad. Durrah justru mengikuti ajaran Muhammad menjadi muslimah dan ikuti hijrah ke Madinah lalu singgah di rumah Rafi' bin al-Ma'la. Suaminya Harits bin Naufal terbunuh dalam Pertempuran Badar sebagai musyrik.[2] Dari Harits ia peroleh anak Uqbah, al-Walid dan Abu Muslim.[3]
Setelah suaminya terbunuh, Durrah kemudian menikah lagi dengan Dihyah al-Kalbi, sahabat yang dikenal tampan. Walaupun telah berislam, Durrah sempat disindir karena permusuhan ayahnya yang sengit dan namanya diabadikan dalam Quran surat al-Lahab, Muhammad lantas membelanya.[2]
Durrah sering bersama Aisyah untuk menimba ilmu dari Muhammad, suatu hari mereka berdua berlomba menuangkan air wudhu untuk Muhammad yang hendak solat hingga didahului oleh Durrah. Ia juga meriwayatkan beberapa hadis.[3]