Dunia Keempat merupakan satu atau beberapa kaum suku bangsa yang terkadang tidak diakui baik itu secara etnis, agama, maupun terasingkan dalam hal sistem percaturan politik dan ekonomi dunia.
Mereka padahal biasanya merupakan suku bangsa asli dari suatu negara yang masih bermukim di wilayah asli mereka.
Namun nyatanya terkadang mereka ada juga yang harus tersingkirkan dan harus berpindah wilayah di luar perbatasan negara tersebut bahkan hingga akhirnya tersebar di berbagai negara lainnya di luar wilayah asli mereka, bahkan terkadang harus hidup secara nomaden (berpindah-pindah).
Milando saat itu menyebutkan “Ketika penduduk asli suatu wilayah menempati wilayah mereka sendiri, berdasarkan tradisi dan budaya mereka sendiri, maka hal itu merupakan “Dunia Keempat”.