Drosera cuneifolia menghasilkan daun karnivora yang agak lebar dan berwarna hijau, dengan panjang mencapai 7Â cm (2,8Â in). D. cuneifolia dapat tumbuh hingga setinggi 3Â cm (1,2Â in) tanpa perbungaan dan selebar 15Â cm (5,9Â in).
Pada awal musim dingin, D. cuneifolia menghasilkan banyak (hingga 20) bunga kecil berwarna merah muda hingga ungu kemerahan di ujung tangkai yang dapat tumbuh setinggi 15Â cm (5,9Â in). Bunga mekar secara individual di pagi hari dan menutup pada pertengahan sore, hanya bertahan selama satu hari. Bunga-bunga tersebut dapat menyerbuk sendiri saat menutup. Benihnya sangat kecil, berwarna hitam, berbentuk gelendong, dan dilepaskan dari kapsul yang terbentuk setelah bunga mati.
Selama musim panas di Afrika Selatan, D. cuneifolia mengalami masa dormansi musim panas. Spesies ini hanya ditemukan di dekat kompleks Table Mountain di Afrika Selatan.