Dram adalah mata uang resmi negara Armenia dan negara dengan pengakuan terbatas Republik Artsakh. Kata "dram" diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai "uang" dan serumpun dengan drakhma Yunani dan dirham Arab, serta unit berat Inggris dram. Contoh pertama mata uang dram adalah pada periode 1199 hingga 1375, ketika koin perak yang disebut dram dikeluarkan.
Sejarah
Pada 21 September 1991, sebuah referendum nasional memproklamirkan Armenia sebagai republik yang merdeka dari Uni Soviet. Bank Sentral Armenia, yang didirikan pada 27 Maret 1993, diberi hak eksklusif untuk menerbitkan mata uang nasional.
Setelah runtuhnya Uni Soviet, upaya dilakukan untuk mempertahankan mata uang bersama (rubel Rusia) di antara negara-negara CIS. Armenia bergabung dengan zona rubel ini. Namun lama-lama menjadi jelas bahwa mempertahankan uni moneter dalam keadaan politik dan ekonomi yang tidak stabil di negara-negara pasca-Soviet akan sangat sulit. Zona rubel secara efektif runtuh karena adanya reformasi moneter sepihak di Rusia, 1993. Akibatnya negara-negara yang masih berpartisipasi (Kazakhstan, Uzbekistan, Turkmenistan, Moldova, Armenia dan Georgia) "dikeluarkan" dan dipaksa untuk menerbitkan mata uang terpisah. Armenia adalah salah satu negara terakhir yang melakukannya ketika memperkenalkan dram pada 22 November 1993.[3]