Perburuan Dragon Ball
7 tahun kemudian, Goten, Trunks, dan Videl sedang mencari Dragon Ball karena Videl ingin melihat Shenlong. Selama pencarian mereka, mereka menemukan kalau ada sebuah desa lokal yang diperintah oleh seorang dukun bernama Maloja yang tampaknya selalu berpikir kalau segala hal di dunia adalah sebuah kutukan. Sesepuh desa itu mengaku kalau penduduk desa ini biasanya diteror oleh seekor monster dan satu-satunya yang bisa menolong mereka adalah kata-kata sang dukun.
Goten, Trunks dan Videl memutuskan membuat sebuah rencana untuk menghilangkan monster desa itu dengan menyiapkan makanan untuknya dan bersembunyi dalam sebuah peti di sampingnya. Akan tetapi, rasa lapar Trunks dan Goten mengacaukan mereka dan Trunks mengambil sebuah apel, tetapi Videl tidak mengizinkan Goten melakukannya juga. Pada akhirnya dia menampar wajah Goten yang menyebabkan dia menangis keras. Goten merintih dan menangis saat Videl berupaya meminta maaf, hingga dia akhirnya memberikannya sebuah kue. Trunks kemudian mengungkap kalau Goten sebenarnya telah berpura-pura dan ia menipu Videl.
Kemudian, monsternya muncul. Setelah pertarungan itu, dinosaurus itu terbunuh dan dimakan oleh Goten, Trunks, dan Videl untuk makan malam. Sang dukun kemudian ditolak oleh para penduduk untuk menjadi pemimpin desa mereka. Desa itu pun sekarang menjadi tempat yang damai, Goten, Trunks, dan Videl berangkat untuk lanjut berburu Dragon Ball.
Bagaimanapun, tanpa sepengetahuan mereka, tangisan Goten sebelumnya menyebabkan sebuah pecahan misterius pada sebuah lapisan es. Lapisan es yang sama yang memerangakap Broly. Broly terbangun dalam es itu oleh karena tangisan Goten (sepertinya itu mengingatkannya pada tangisan Goku saat bayi) dan ia menghancurkan es itu dan menjadi Super Saiya.
Melawan Broly: Ronde 2
Waktu malam tiba saat Goten, Trunks, dan Videl jatuh tertidur agar mereka bisa melanjutkan pencarian mereka pada hari selanjutnya untuk memanggil Shenlong. Pagi-pagi sekali Videl terbangunkan oleh sebuah ledakan keras di kejauhan dan ia pun terbang untuk menyelidiki ledakan tersebut di dekat danau. Di sini Videl menghadapi seorang pria dengan celana putih panjang, sabuk emas, tanpa pakaian, anting, dan rambut pirang: Broly dalam bentuk Super Saiya biasanya.
Sementara Broly dan Videl saling berhadapan satu sama lain, Goten dan Trunks melihat apa yang sedang terjadi dan mencoba meyakinkan Broly agar berhenti. Tapi ketika Broly memalingkan matanya ke arah Goten, dia mengamuk karena dia salah mengira Goten adalah Goku, oleh karena kondisi mental Broly yang terganggu dan juga oleh karena rambut dan tangisan Goten mirip dengan Goku. Broly mengubah minatnya pada Goten dan Trunks dan ia melawan mereka. Ia memukuli mereka dengan mudahnya.
Selama pertarungan, mata Goten melihat Dragon Ball terakhir yang sangat dekat, jadi Trunks berusaha untuk mengalihkan perhatian Broly dengan mengejeknya sementara Goten mengambil Dragon Ball-nya. Akan tetapi, sebuah kesalahan terjadi ketika Goten secara tak sengaja kehilangan Dragon Ball karena ketidak sengajaannya menghancurkan sebuah celah yang penuh dengan bola kristal. Hal ini memaksa Trunks untuk berusaha dan bertarung dengan Broly secara serius, juga menghindarinya sementara Goten mencoba menemukan Dragon Ball yang tersembunyi di antara bola kristal. Pada akhirnya, Goten berhasil menemukan Dragon Ball-nya dan mencoba mengeluarkan Shenlong. Sayangnya, Goten mencoba memanggil Shenlong di balik air terjun supaya Broly tidak melihatnya dan Shenlong tidak muncul. Tepat saat Broly hampir akan mengakhiri Goten dan Trunks, Gohan muncul di saat-saat terakhir dan menyelamatkan ke dua Saiya muda itu.
Dengan Trunks dan Goten selamat untuk sekarang, Gohan mendarat dan menjelaskan kalau Broly adalah Legendary Super Saiyan yang ditakuti yang ia pernah lawan bersama beberapa Z Fighter lain 7 tahun lalu. Berpikir bahwa sekarang Gohan adalah Goku, Broly berteriak Kakarot dan menyerang Gohan. Gohan kemudian mulai melawan Broly. Kedua Saiya itu tampak seimbang. Tepat saat Videl muncul lagi dan Gohan dan Broly bertarung di langit. Broly kemudian mengubah pandangannya pada Goten, Trunks, dan Videl yang sedang berdiri di sebuah tebing sedang melihat pertarungannya. Broly mengumpulkan sebuah bola energi yang ia lempar ke arah mereka bertiga. Di detik terakhir, Gohan muncul di depan mereka lalu membelokan bola energinya dan mencoba melindungi adik dan teman-temannya dari tembakan itu, tetapi tidak berhasil. Tembakan itu secara fatal melukai yang lainnya dan hanya Gohan yang masih berdiri untuk menghadapi Broly. Marah pada kejadian ini, Gohan meningkatkan kekuatannya ke bentuk Super Saiya 2.
Melihat sepertinya ia kalah dengan bentuk Super Saiya 2-nya Gohan, Broly mengikutinya dengan meningkatkan kekuatannya menjadi bentuk Legendary Super Saiya-nya. Setelah pertarungan pendek, Gohan sekarang ditundukkan, ia tidak bisa menemukan cara memukul Broly. Setelah memberi Gohan sebuah pukulan keras di perutnya, Broly menangkapnya dalam sebuah jepitan yang sangat kuat dan Gohan dengan kerasnya berjuang melawan rasa sakit itu. Beberapa saat kemudian Gohan melihat satu-satunya kesempatan untuk memukul Broly, ia menyikut Broly dengan sangat kuat di wajahnya dan berhasil lepas. Ini membuat sakit Broly dan mengalihkan perhatiannya supaya Gohan bisa terbang menjauh. Gohan memancing Broly ke dalam sebuah aliran lava cair yang dibuat oleh bola energi Broly sebelumnya. Broly tampaknya terperangkap dan tenggelam dalam lava cair itu. Gohan yang lemah diselamatkan tepat waktu oleh Krillin yang berpakaian ala orang Namek sebelum dia tenggelam dalam lava itu juga.
Setelah melindungi dirinya dengan sebuah energi pelindung, Broly muncul lagi sebelum para Z Fighter menengoknya, membuat Krillin terkejut dan Gohan kesal. Dia memukul Krillin secara telak dengan satu serangan energi. Broly kemudian menyiksa Gohan. Sayangnya semua orang terlalu lemah dan kelelahan untuk menolong.
Tepat saat Broly akan meremukkan Gohan yang sekarat, Videl muncul dan menghalanginya dengan melempar sebuah serangan pada Broly yang mengalihkan perhatiannya untuk sesaat. Melihat Videl pingsan setelah melempar serangannya, Gohan marah dan menendang Broly tepat di perutnya, membuatnya terbebas dari cengkraman Broly. Gohan dengan marahnya meminta Broly berhenti. Biarpun begitu, Broly berkata pada Gohan kalau dia tidak akan berhenti sampai Gohan "terbaring mati di kakinya" (Catatan: ini pertama kalinya Broly mengatakan sesuatu selain "Kakarot" di Broly - Second Coming). Gohan berubah menjadi bentuk Super Saiya-nya dan menyerang Broly dengan sebuah Super Kamehameha, tetapi Broly melakukan serangan balasan dengan sebuah Omega Blaster dan menahan serangan Gohan. Dragon Ball-nya jatuh keluar dari tas Goten dan mulai berkilau. Kilauan itu membangunkan Goten yang dibuat pingsan oleh serangan Broly sebelumnya dan tiba di samping kakaknya. Ia berubah jadi Super Saiya-nya dan menembakkan Kamehameha-nya sendiri untuk menolong Gohan.
Akan tetapi, biarpun dengan Kamehameha kombinasi, Broly masih ada di atas angin dan mulai menekan bom energi hijau besar itu dengan menembakkan banyak tembakan ki padanya. Goten, sekarang takut kalah, mulai berharap Goku ada di dalam hatinya. Dragon Ball tampak mendengar permintaan Goku dan mulai bersinar dan tampaknya Shenlong dipanggil (Awan dan langitnya berubah hitam tetapi Shenlong tidak terlihat tampil di layar). Shenlong tampaknya mengabulkan permintaan Goten dan Gohan, Goten, dan tampaknya Broly terkejut mendengar sebuah suara yang tidak asing dari langit. Bagaimanapun juga, Goku muncul dari langit yang gelap dan mendarat di samping 2 anaknya, berubah menjadi bentuk Super Saiya-nya dan tampak menembakkan Kamehameha-nya sendiri untuk membantu 2 anaknya.
Trunks, sekarang terbangun dan ia mengirim bola ki terakhir ke arah Broly. Bola energi Trunks membuat sebuah halangan antara Broly dan bom energi raksasanya. Ini menghalangi dari menembakkan dari menembakkan Ki Blast lagi ke bomnya. Melihat kesempatan ini, Goku dan teman-temannya menembakkan semua kekuatan mereka ke dalam Family Kamehameha yang mendorong bom itu. Usaha Broly di detik terakhir sia-sia saat dia ditembak ke matahari di mana dadanya hancur saat ia berteriak "Kakarot!" dan dipercaya hancur di matahari.
Setelah asapnya bersih, Dragon Ball-nya kemudian menyebar dan Goku menghilang. Dengan Broly yang sekarang mati, Videl marah karena Gohan tidak datang lebih awal untuk menolongnya. Filmnya berakhir dengan Krillin yang masih tak bergerak di batu dan berkata "Hey there! That's all fine and everything but what happens to me?".