Pembentukan
Distrik-distrik federal dibentuk pada Mei 2000 oleh Vladimir Putin sebagai bagian dari program yang lebih luas yang dirancang untuk menata dan merapikan kembali otoritas federal. Program reformasi yang lebih luas ini meliputi: tidak dipilihnya lagi Dewan Federasi secara langsung, diperiksanya konstitusi republik-bagian dan piagam wilayah, dan Presiden memperoleh hak untuk membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat subjek dan memberhentikan pemerintah subjek jika diketahui melanggar hukum federal.
Pada 19 Januari 2010, sebuah distrik federal yang baru, yakni Distrik Federal Kaukasus Utara dibentuk sebagai pecahan dari Distrik Federal Selatan.[2]
Kegunaan
Para duta kepresidenan dan aparat bawahannya memastikan pelanggaran subjek terhadap undang-undang dan nilai-nilai federal. Mereka juga memantau kelangsungan koreksi pada jenjang yang lebih terdekat dibandingkan dengan yang dapat dilakukan oleh lembaga-lembaga di Moskow. Oleh karenanya, mereka berfokus kepada penataan kembali otoritas federal yang dirintis Putin. Pembentukan distrik federal telah membantu pembatasan undang-undang lokal dan pelaksanaan subjek-subjek yang melawan hukum federal, misalnya yang melanggar hak-hak warga negara, tindakan otoriter oleh gubernur (atau, presiden, untuk kasus republik-bagian), kecurangan kepolisian dan kendali peradilan oleh pemerintah subjek, kendali yang kaku terhadap media massa, dan manipulasi pemilihan umum.
Aparat-aparat federal, khususnya di dalam sistem peradilan, telah "ditangkap" oleh pemerintah subjek pada masa federalisme tersegmentasi, pada era Boris Yeltsin. Kelangsungan ini dicegah, karena duta kepresidenan memastikan bahwa para aparat federal itu melaksanakan tugas seperti yang diharuskan, lebih daripada tunduk di bawah pengaruh elit-elit lokal yang berkuasa dengan suap-suap diberikan.
Para duta kepresidenan memantau sistem rotasi aparat-aparat federal di seluruh cakupan kerja mereka demi mencegah kebergantungan mereka terhadap penguasa setempat.
Distrik-distrik federal memiliki wilayah penugasan yang sama (atau hampir sama) dengan wilayah militer Pasukan Internal dan wilayah Kementerian Pertahanan. Hal ini memungkinkan para duta kepresidenan memiliki akses langsung terhadap struktur komando militer dan aparat keamanan. Ini mengirimkan pesan yang jelas kepada subjek bahwa mereka harus bekerja sama dengan pemerintah federal, dan sangat berguna bagi pada duta kepresidenan di tiap-tiap federal distrik.