Bang Phlat adalah salah satu dari 25 distrik yang dibentuk pada tahun 1915, ketika distrik-distrik dalam di Bangkok diorganisasi ulang.[2] Pada tahun 1938 distrik ini dihapus dan digabungkan ke Bangkok Noi.[3]
Distrik Bang Phlat didirikan kembali pada tahun 1989 dengan mengambil empat sub-distrik dari Bangkok Noi.[4] Sisi barat Jalan Borommaratchachonnani dan Jalan Somdet Phra Pin Klao dipindahkan kembali ke Bangkok Noi pada tahun 1991,[5] sehingga menciptakan sub-distrik Arun Amarin yang baru.
Bang Phlat memiliki beberapa variasi ejaan transliterasi yang terlihat di seluruh distrik termasuk: Bang Phlat, Bang Phlad, Bang Plat, Bang Plad. Ejaan ini kemungkinan akan disatukan menjadi "Bang Phlat" seiring dengan penamaan stasiun MRT yang baru.
Istilah "Bang Phlat" secara harfiah berarti "tempat yang hilang". Diyakini bahwa di masa lalu, daerah tersebut ditutupi oleh kanal-kanal dan vegetasi yang lebat, sehingga memudahkan orang luar untuk tersesat.[6]
Administrasi
Distrik ini dibagi menjadi empat sub-distrik (khwaeng).
Jalan utama yang melintasi Bang Phlat adalah Jalan Charan Sanit Wong, jalan yang sejajar dengan Sungai Chao Phraya di sebelah barat dari Thon Buri hingga jembatan Rama VII.
Bang Phlat memiliki campuran zona komersial ringan, industri, dan perumahan. Terdapat beberapa area komersial dan perumahan menengah yang terus berkembang seiring dengan kemajuan daerah tersebut. Ada dua stasiun Kapal Sungai Ekspres yang melayani Bang Phlat, yaitu Jembatan Krung Thon di selatan dan Jembatan Rama VII di utara.