Ketua Dewan Nugini Sollewijn Gelpke (tengah) dengan anggota Abdullah Arfan dan Baldus Mofu, 1962
Dewan Nugini (bahasa Belanda:Nieuw-Guinea Raadcode: nl is deprecated ) adalah badan perwakilan unikameral yang dibentuk di wilayah seberang laut Belanda, Nugini Belanda, pada tahun 1961.
Sejarah
Sebelum pembentukan Dewan Nugini, terdapat Dewan Direktur yang terdiri dari para kepala departemen pemerintah. Otoritas Belanda pada awalnya mulai membentuk badan-badan pemerintahan lokal seperti dewan desa dan dewan daerah. Dewan Nugini diresmikan pada 5 April 1961 dengan 28 anggota dewan, 16 di antaranya telah terpilih dalam pemilihan yang diadakan selama Januari 1961. Pelantikan dewan dihadiri oleh perwakilan dari Australia, Prancis, Belanda, Selandia Baru, Inggris Raya, dan negara-negara Forum Pasifik lainnya kecuali Amerika Serikat.[1][2]
Dewan ini diminta untuk membuat keinginan mereka untuk menentukan nasib sendiri hanya dalam waktu setahun.[3] Dalam sebuah sesi darurat, dewan ini merancang sebuah manifesto dan simbol nasional termasuk bendera Bintang Kejora sebagai sebuah entitas nasional baru yang dikenal sebagai "Papua Barat".[4]
Pimpinan dewan
J.H.F. Sollewijn Gelpke menjabat sebagai Ketua Dewan Nugini yang pertama dan J.W. Trouw sebagai Panitera Dewan.[5] Adapun yang menjadi Wakil Ketua I adalah Markus Kaisiepo, sedang Nicolaas Jouwe bertindak sebagai Wakil Ketua II.[6] Setelah Sollewijn Gelpke berhenti, ia digantikan oleh Thontje Meset.
Sebuah gedung untuk dewan ini dibangun di Hollandia dari tahun 1960 sampai 1961, dan digunakan hingga dewan ini dibubarkan pada tahun 1962. Saat ini gedung ini digunakan sebagai gedung Dewan Perwakilan Rakyat Papua.[7]
Lihat pula
Volksraad, lembaga legislatif serupa di masa Hindia Belanda
Referensi
↑Dutch New Guinea. Reuters TV (Television production). Reuters. 14 April 1961. 2639/61. Diakses tanggal 22 October 2017.
↑Berdasarkan kesamaan fisik bangunan antara gedung Dewan Nugini dalam stempel Nugini Belanda tahun 1961 ("Nieuw Guinea 67/68 Nieuw-Guinea Raad Postfris". First Quality Stamps. Diakses tanggal 4 Februari 2021.) dan gedung lama DPR Papua saat ini.