Alwi lahir pada tanggal 17 November 1927, di Banda Neira, sebuah pulau yang terbesar dari Kepulauan Banda di Maluku.[1] Ia pertama kali bertemu Mohammad Hatta, serta Sutan Sjahrir, ketika Hatta berada di pengasingan internal Banda Neira. Hatta kemudian mengadopsi Alwi sebagai anaknya.[1]
Sebagai seorang remaja ia berpartisipasi dalam pertempuran di Surabaya, Jawa Timur pada tahun 1945.[2]
Dalam sebuah surat dari Kementerian Penerangan tertanggal 11 November 1953 yang ditunjukkan Des Alwi disebutkan bahwa pemerintah meminta kepada Yo Kim Tjan agar lagu tersebut dimiliki oleh negara dan melarang reproduksinya.[3]
Wafat
Des Alwi meninggal di Jakarta pada tanggal 12 November 2010, pada usia 82. Ia dimakamkan di tanah kelahirannya, Banda Neira.[1][4]