Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya.(April 2025)
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (April 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan suatu bangsa. Melalui pendidikan, seseorang tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan, nilai, dan karakter yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih maju dan beradab.
Seiring dengan perkembangan zaman, konsep pendidikan terus mengalami perubahan dan penyesuaian sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendidikan tidak lagi hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan yang memungkinkan seseorang belajar dari pengalaman, lingkungan, serta interaksi sosial. Oleh karena itu, pemahaman tentang definisi pendidikan menjadi hal yang fundamental dalam merancang sistem pembelajaran yang efektif dan bermakna.
Secara etimologis, kata "pendidikan" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "paedagogie" yang terdiri dari kata "paes" yang berarti anak dan "agogos" yang berarti membimbing. Dengan demikian, "paedagogie" diartikan sebagai bimbingan yang diberikan kepada anak.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang ataupun sekelompok dalam upaya mendewasakan manusia melalui sebuah pengajaran maupun pelatihan.
Dalam Undang-Undang No 20 Tahun 2003, disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri mereka, memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh diri sendiri, masyarakat, bangsa, dan negara.[1]