Danau TolireDanau Tolire pada tahun 1910-1940Danau Tolire
Danau Tolire adalah danauvulkanik yang terletak di kaki Gunung Gamalama, Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. Danau ini berada sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Ternate. Danau Tolire terdiri atas dua bagian, yaitu Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil. Danau Tolire dikenal sebagai salah satu objek wisata alam yang paling terkenal di Pulau Ternate karena memiliki panorama vulkanik berupa tebing curam yang mengelilingi danau dengan latar pemandangan dari Gunung Gamalama.[1]
Danau Tolire merupakan danau vulkanik bertipe "maar" yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik Gunung Gamalama pada abad ke-18.[2]
Etimologi
Dalam masyarakat Ternate, Danau Tolire Besa juga dikenal dengan nama Tolire Jaha, sedangkan Danau Tolire Kecil disebut Tolire Ici.[2]
Penamaan tersebut digunakan masyarakat setempat untuk membedakan dua danau yang saling berdekatan di kawasan kaki Gunung Gamalama.[1]
Fenomena
Salah satu keunikan Danau Tolire adalah adanya fenomena lempar batu yang dikenal masyarakat setempat. Banyak pengunjung percaya bahwa batu yang dilempar dari bibir danau tidak akan mencapai permukaan air.
Fenomena tersebut diduga dipengaruhi oleh kondisi angin, bentuk tebing yang curam, dan ilusi optik akibat posisi permukaan air yang jauh lebih rendah dari bibir danau.[1]
Legenda
Menurut cerita rakyat masyarakat Ternater, Danau Tolire berasal dari sebuah kampung yang tenggelam akibat kutukan karena terjadinya hubungan terlarang antara seorang ayah dan anak perempuannya.
Dalam tradisi lisan masyarakat setempat, Danau Tolire Besar dipercaya sebagai lokasi tenggelamnya sang ayah, sedangkan Danau Tolire Kecil dipercaya sebagai lokasi tenggelamnya anak perempuan tersebut.[3]
Pariwisata
Danau Tolire menjadi salah satu objek wisata alam di Kota Ternate. Pengunjung dapat menikmati panorama danau dengan latar belakang Gunung Gamalama.
Selain panorama alam, kawasan Danau Tolire juga menjadi lokasi wisata fotografi dan wisata budaya yang berkaitan dengan legenda masyarakat Ternate.[1]
Wisatawan juga dapat mengunjungi objek wisata lain di sekitar Danau Tolire, seperti Pantai Sulamada dan kawasan wisata kaki Gunung Gamalama. Dari Pantai Sulamada, pengunjung dapat memancing ikan dan menyelam untuk menyaksikan keindahan panorama bawah laut di sekitar pantai.
Saat mengunjungi Danau Tolire Besar, banyak objek wisata lainnya yang bisa dinikmati, seperti keindahan panorama puncak Gunung Gamalama, sejumlah benteng peninggalan Portugis dan makan Sultan Babullah, Sultan Ternate yang paling terkenal - yang terdapat di jalan menuju danau tersebut.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lake Tolire.
Referensi
[1] Ternate, Wonderful. "Danau Tolire: Danau Vulkanik di Kaki Gunung Gamalama". Wonderful Ternate (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-18.[1]
[2] Setiawan, Fajar; Wibowo, Hendro; Santoso, Arianto Budi; Nomosatryo, Sulung; Yuniarti, Ivana (2014). "Karakteristik Danau Asal Vulkanik Studi Kasus: Danau Tolire, Pulau Ternate". Garuda Kemdiktisaintek. Jurnal LIMNOTEK, Volume 2 Issue 2. Diakses tanggal 18 Mei 2026.[2]
[3] "Kisah Tragis di Balik Keindahan Danau Tolire di Ternate". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2026-05-18. [3]