Danau ini difungsikan sebagai objek wisata dan memiliki sebuah catatan sejarah perjuangan terkait lokasi pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan RI pada 24 Agustus 1949 antara GRRI melawan Tentara NICA.[2] Selain itu, juuga terdapat situs lokasi gugurnya pahlawan Minun Dehen.[3]
Danau Mare dapat ditempuh dari Kota Palangka Raya dengan waktu tempuh 3-4 jam menggunakan kendaraan roda 2 dan 4. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan kelotok (perahu mesin) kecil selama 20-30 menit.[3]
Ekologi
Danau Mare merupakan habitat bagi jenis-jenis ikan dari Famili Channidae seperti ikan Toman (Channa micropeltes), ikan gabus (Channa striata) dan ikan lokal lainnya.
Debit air di Danau Mare dipengaruhi oleh hidrologi Sungai Katingan dan musim di kawasan sekitar Danau Mare. Saat musim hujan air Danau Mare akan melimpah sedangkan saat musim kemarau debit air berkurang.[3]
Pariwisata
Danau Mare merupakan salah satu objek wisata yang diandalkan oleh masyarakat Kecamatan Katingan Tengah. Namun, saat ini kondisi Danau Mare minim pengembangan, terutama terkait sarana dan prasarana pendukung.[6]