Cydonia Mensae adalah sebuah daerah yang terletak di belahan utara planet Mars. Cydonia Mensae terletak di sebuah zona transisi antara daerah yang berkawah di sebelah selatan, dan daerah dataran yang permukaannya relatif lebih halus, di sebelah utara. Beberapa ilmuwan meyakini, bahwa dataran dengan permukaan halus yang berada di sebelah utara itu, pernah menjadi sebuah dasar laut.[1] Maka dari itu, daerah Cydonia dapat diprediksikan sebagai bekas dari sebuah daerah pantai (meskipun begitu, pernyataan ini masih belum dapat dipastikan).[2] Daerah Cydonia ditutupi oleh beberapa "mesa" (perbukitan di Mars). Beberapa mesa itu, memiliki bentuk yang tidak biasa. Salah satunya bahkan membentuk sebuah wajah manusia (humanoid). Sehingga, keberadaan mesa ini banyak yang menarik perhatian. Baik perhatian ilmiah[3] maupun perhatian dari masyarakat umum.[4][5]
"Wajah" di permukaan planet Mars
"Wajah di permukaan planet Mars" - Versi foto yang telah dipotong, dari foto asli daerah Cydonia Mensae (#35A72). Titik-titik hitam yang terlihat di foto tersebut adalah akibat dari adanya kerusakan data.Perbandingan dua foto "Wajah di permukaan planet Mars". Foto yang berada di sebelah kiri adalah foto kedua daerah Cydonia yang diambil oleh Viking 1 pada tahun 1976. Sedangkan foto yang berada di sebelah kanan adalah foto yang diambil oleh Mars Global Surveyor pada tahun 2001. Kedua foto tersebut memiliki resolusi sebesar 20 meter per pixel.Foto berresolusi tinggi yang diambil oleh Mars Reconnaissance Orbiter menggunakan kamera HiRISE.
Salah satu mesa di daerah Cydonia, terletak pada garis lintang utara 40°75' dan garis bujur 9°46'. Dalam foto yang diambil oleh Viking 1 pada tanggal 25 Juli1976, mesa tersebut tampak seperti sebuah wajah manusia (humanoid). Hal ini ditemukan oleh Vincent DiPietro dan Gregory Molenaar, dua orang ahli komputer independen di Pusat Penerbangan Angkasa Goddard milik NASA.[butuh rujukan] Ketika sedang mencari-cari di arsip NASA, mereka menemukan dua gambar yang salah pengarsipan, yaitu gambar Viking 35A72 dan 70A13. "Wajah" yang ada di foto 35A72, luput dari penglihatan Gerry Soffen, kepala staf Viking pada tahun 1976. Hal ini dikarenakan adanya trik cahaya dan bayangan, yang menghilang beberapa jam sesudahnya.[butuh rujukan] Sedangkan, foto yang kedua (70A13), diambil oleh Viking beberapa jam setelahnya, saat Matahari menyinari daerah Cydonia Mensae dari arah yang berbeda dari saat foto yang pertama diambil.
Beberapa tokoh, terutama Richard C. Hoagland, meyakininya sebagai sebuah bukti dari adanya kehidupan di planet Mars yang telah lama hilang. Ia melihat, bahwa pada area di sekitar "wajah" itu, terdapat juga beberapa bangunan, contohnya piramid, yang disebutnya sebagai bagian dari reruntuhan sebuah kota. Analisis terhadap foto-foto awal dari Viking, memang membuat beberapa peneliti memberikan kesimpulan, bahwa kenampakan "wajah" di daerah tersebut, bisa jadi bukan dikarenakan sebuah kebetulan.[3]
Walau bagaimanapun, "wajah di permukaan planet Mars", saat ini lebih disetujui sebagai ilusi optis, sebuah contoh dari fenomena pareidolia.[6] Setelah penganalisisan terhadap foto berresolusi tinggi yang diambil oleh Mars Global Surveyor, NASA menyatakan, "Analisis secara mendetail terhadap beberapa foto menunjukan bahwa kenampakan ini hanyalah sebuah lembah alami planet Mars. "Wajah" kadang-kadang akan muncul, tergantung dari sudut penglihatan dan sudut pencahayaan".[7]Ilusi optis yang mirip dapat ditemukan juga di planet Bumi; contohnya adalah kenampakan geologis yang dinamakan "Badlands Guardian". Bila dilihat dari angkasa, kenampakan geologis ini terlihat seperti kepala dari seorang suku asli Amerika (Indian) yang sedang memakai earphone.[8]
Sebenarnya, ada 18 foto Cydonia Mensae yang diambil oleh pesawat pengorbit Viking 1 dan Viking 2 pada tahun 1976. Namun, hanya 7 foto yang memiliki resolusi yang lebih baik dari 250 m per pixel (820 kaki/pixel).
Astronom Carl Sagan banyak mengkritik spekulasi-spekulasi yang muncul mengenai "wajah di planet Mars" ini dalam salah satu bab di bukunya, The Demon Haunted World