Curtis Guillory lahir pada 1 September 1943, dari pasangan Wilfred dan Theresa Guillory (née Jardoin) pada 1 September 1943, di Bayou Mallet, Louisiana. Ia adalah anak sulung dari 17 bersaudara (enam putra dan sebelas putri).[1]
Guillory adalah keturunan dari orang kulit berwarna bebas Louisiana. Ayahnya memiliki kebun kecil dan bekerja pada kebun lainnya. Curtis dan para saudaranya membantu mengerjakan kebun tersebut.[1] Curtis masuk Seminari Santo Agustinus dari Serikat Sabda Allah di Bay St. Louis, Mississippi, tempat ia bermain pada tim bisbol seminari. Dalam wawancara tahun 2020 dengan Beaumont Enterprise, Guillory menyatakan bahwa kedua orangtuanya masuk rumah akit pada suatu kesempatan.[2]
Pada 16 Desember 1972, Guillory menerima penahbisan imamat untuk Serikat Sabda Allah di Gereja St. Ann, Mallet Bayou oleh Uskup Auksilier Carlos Ambrosio Lewis Tullock dari Keuskupan Agung Panamá.[3][4] Serikat tersebut mula-mula mengirim Guillory ke Paroki Santo Agustinus di New Orleans. Ia mengabdi selama tiga tahun disana sebagai wakil pastor dan enam tahun sebagai pastor.
Guillory merupakan direktur pendiri Tolton House of Studies di New Orleans, sebuah hunian seminari untuk para murid Sabda Allah. Guillory juga menjabat sebagai anggota komite eksekutif National Association of Black Catholic Administrators, program adopsi Louisiana One Church/One Family, kapelan nasional Knights of Peter Claver, anggota dewan presbiteral diosesan agung, dan anggota badan Pusat Spiritualitas.[1]
Pada 1986, Guillory menerima gelar Master of Christian Spirituality dari Creighton University di Omaha, Nebraska. Ia menyelesaikan lokakarya musim panas dalam psikologi Jungian di Swiss. Pada September 1987, Guillory mengkoordinasikan kunjungan Paus Yohanes Paulus II ke New Orleans.
Uskup Auksilier Galveston–Houston
Pada 29 Desember 1987, Paus Yohanes Paulus II mengangkat Guillory menjadi uskup auksilier Galveston–Houston. Ia ditahbiskan pada 19 Februari 1988. Untuk semboyan episkopalnya, Guillory memilih Roma 8:28: "Bagi orang-orang yang mengasihi Allah, segala hal dikerjakan bersama untuk kebaikan."[4]
Dalam Konferensi Waligereja Amerika Serikat, Guillory terpilih menjadi ketua Komite Katolik Afrika Amerika. Guillory juga menjabat pada komite nasional untuk Urusan Hispanik dan Kehidupan dan Pelayanan Imamat, dan badan Seminari Hati Kudus dan Xavier University di New Orleans. Ia menjadi anggota badan YMCA, Mental Health Association, dan Harris County Hospital District di Harris County, Texas.
Pada 2 Juni 2000, Paus Yohanes Paulus II mengangkat Guillory menjadi uskup Beaumont. Ia mulai menjabat pada 28 Juli 2000.[4] Guillory menjadi uskup Afrika Amerika pertama yang memimpin sebuah keuskupan Texas dan uskup Beaumont pertama yang masuk kongregasi keagamaan. Ia masih menjadi anggota Serikat Sabda Allah, selain uskup aktif yang tak berada di bawah yurisdiksinya.
Kala di Beaumont, Guillory mendirikan Katedral Santo Antonius sebagai basilika, membangun kapel Katolik di Universitas Lamar, Beaumont dan mendirikan pusat pastoral Katolik baru. Ia juga membentuk Yayasan Katolik Keuskupan Beaumont dan merintis penggalangan dana untuknya.[1][2] Pada 2016, Guillory menerima Penghargaan Kemanusiaan Rabbi Samuel Rosinger, yang dipersembahkan oleh Temple Emanuel di Beaumont, Texas.[1]
Pensiun dan warisan
Paus Fransiskus menerima pengunduran diri Guillory pada 9 Juni 2020 dan mengangkat David Toups menjadi penerusnya.[5]
Referensi
123456Jakobeit, Larry. "Bishop's Biography". Diocese of Beaumont (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-11-06.