Famili ini terdiri dari 17 genus dan 500 spesies dan tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Di India, famili ini sebagian besar terdapat dalam genus yang dibudidayakan seperti Terminalia, Combretum, dan Quisqualis.[4]
Morfologi
Famili ini memiliki tumbuhan yang berperawakan pohon, semak, dan liana. Batang memiliki berkas bikolateral.[4][5]
Daun
Jenis daun tunggal, berhadapan, berseling, atau tegak, sering bergerombol di ujung cabang, ditemukan dengan tepi yang utuh dan terkadang dengan stipula kecil.[5][6][7]
Bunga dan Perbungaan
Perbungaan ditemukan dalam racemose dapat berupa bulir atau malai. Bunga hermafrodit tetapi bisa juga berkelamin tunggal karena reduksi, biasanya aktinomorfik dengan kecenderungan menjadi zigomorfik. Epigini, penta, atau tetrameous. Jumlah kelopak 5 atau 4, tabung kelopak menempel pada ovarium dan tumbuh di luarnya. Aestivasi valvat. Mahkota bunga berjumlah 4 atau 5 yang tersusun berselang - seling dengan daun pelindung. Benang sari terletak di kelopak dan bagian atasnya terkadang mengecil. Kepala sari ditekous, introse. Ginesium ditunjukkan dengan 1 karpel, ovarium inferior, unilokular, biasanya bersudut. Jumlah sudut terkadang sama dengan jumlah daun pelindung, bakal biji 2 - 5 anatropous, jarang lebih, menggantung dari atas ovarium. Tangkai putik panjang, berserabut dengan stigma runcing atau berbentuk kepala. Tabung wadah memiliki cakram.[4][6][7]
Buah
Buahnya berupa pseudokarp, sangat bervariasi dalam bentuk dan ukuran, berdaging atau kering, berbiji 1, biasanya tidak pecah, sering kali bersayap memanjang 2-5, beralur, atau bersudut; endokarp tidak atau setidaknya sebagian sklerenkim. Sudut terkadang membentuk sayap, misalnya Terminalia arjuna. Kotiledon berbelit-belit, terlipat, atau terpilin. Tidak ada endosperma.[4][6][7]
Pemanfaatan
Famili ini terdiri dari beberapa tanaman penting yang menghasilkan kayu dan obat-obatan. Tanaman penghasil kayu seperti Anogeissus acuminate, Terminalia bilata, Terminalia procera. Tanaman berkhasiat obat seperti Terminalia arjuna, Terminalia bellerica, Terminalia chebula. Famili ini juga dijadikan sebagai tanaman hias seperti Quisqualis indica, Combretum ovalifolium, dan Terminalia catappa.[4] Dalam ekosistem, Combretaceae menjadi penyusun penting hutan, sabana, dan rawa-mangrove, serta dapat ditemukan pada ketinggian 3.000 m di atas permukaan laut. Di beberapa bagian Afrika bagian selatan, beberapa spesies Combretum merupakan ciri khas dan karenanya merupakan indikator tanah yang mengandung tembaga.[8]
↑"Family: Combretaceae R. Br., nom. cons". Germplasm Resources Information Network. United States Department of Agriculture. 2003-01-17. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-05-30. Diakses tanggal 2010-11-27.