Plot
Pada tahun 1979, stasiun luar angkasa Skylab keluar dari orbit dan jatuh ke Bumi. Sebagian besar puingnya terbakar habis saat memasuki atmosfir, tetapi pada tahun 2007 ada sebuah tangki oksigen yang berhasil bertahan dan jatuh di Australia Barat. Beberapa hari kemudian, seorang ahli biokimia bernama Dr. Hero Martins menerima telepon dari seorang petani di Kiwirrkurra. Petani tersebut meminta bantuannya, karena seluruh penduduk tiba-tiba meninggal setelah tangki tersebut berada di wilyah mereka. Hero, didampingi oleh dua agen Pentagon, Robert Quinn dan Trini Romano, segera menuju ke Kiwirrkurra untuk memeriksa tangki tersebut. Di lokasi, Hero memeriksa tangki dan menemukan adanya jamur berbahaya yang sangat agresif. Martins mengambil sampel jamur, tetapi tidak menyadari bahwa kakinya telah menginjak jamur yang tercecer di tanah. Jamur tersebut secara perlahan menembus sepatu hazmat yang dikenakannya. Mereka kemudian menemukan para penduduk Kiwirrkurra di atap bangunan yang semuanya dalam kondisi tubuh tidak utuh akibat meledak. Beberapa menit setelah mengambil sampel jamur dan bersiap meninggalkan lokasi, Hero menyadari ada yang tidak beres pada tubuhnya. Menyadari dirinya telah terinfeksi, ia menembak dirinya sendiri. Pasukan militer kemudian dikerahkan untuk mengamankan sampel jamur tersebut, dan Kiwirrkurra di bumi hanguskan oleh pesawat tempur untuk membersihkan sisa jamur yang ada. Sampel jamur disimpan di fasilitas bawah tanah Atchison Storage Facility di Kansas. Pemerintah menyegel ruang penyimpanan tersebut dan melapisinya dengan dinding tambahan sehingga menjadi sebuah ruangan rahasia yang tidak diketahui serta tidak bisa diakses publik.
Beberapa tahun berlalu, dan kini bangunan di luar ruang rahasia itu telah disewa oleh sebuah perusahaan jasa penyimpanan. Seorang mantan narapidana, Travis bertugas menjadi penjaga malam perusahaan tersebut. Suatu hari, seorang klien lanjut usia, Ma Rooney, masuk ke unit penyimpanannya dengan niat bunuh diri menggunakan pistol yang telah disimpannya. Di hari yang sama, seorang penjaga malam baru bernama Naomi mulai bekerja. Saat berbincang, Travis dan Naomi mendengar suara mencurigakan dari balik dinding. Mereka membongkar tembok di belakang sebuah lukisan dan mengetahui bahwa suara tersebut berasal dari indikator mesin yang menginformasi bahwa terjadi kenaikan suhu di ruang bawah tanah yang telah melewati batas normal.
Di tempat lain, Robert menerima telepon dari seorang perwira militer bernama Abigail yang melaporkan peningkatan suhu di fasilitas Atchison, Kansas. Menyadari urgensi dari ancaman tersebut, Robert segera meminta transportasi udara dan kendaraan yang telah siap menjemputnya di bandara. Setibanya di Kansas, ia mendapati bahwa penjemputnya adalah Trini, rekan lamanya saat misi di Kiwirrkurra.
Sementara itu, Travis dan Naomi yang penasaran mulai menjelajahi area rahasia tersebut hingga mencapai ruang di area bawah tanah tempat jamur disimpan. Di depan pintu ruang itu, mereka menemukan seekor raja tikus yang telah terinfeksi. Di luar gedung, mantan kekasih Naomi, Mike, tiba dengan mobilnya. Dalam kilas balik, terungkap bahwa 1 jam sebelumnya seekor kecoak terinfeksi yang berasal dari ruang bawah tanah berjalan melalui pipa-pipa hingga keluar gedung, yang kemudian terlindas mobil Mike, sehingga menyebabkan jamur merambat dan masuk ke dalam bagasi serta menginfeksi kucing peliharaan Mike yang telah mati. Kucing itu hidup kembali dan bunuh diri dengan menancapkan kepalanya ke antena, sisa tubuhnya yang meledak menginfeksi Mike dan seekor rusa. Travis dan Naomi kembali ke lantai atas dan melihat rusa yang terinfeksi tersebut masuk ke dalam bangunan. Rusa tersebut berperilaku aneh dan meledak tidak lama kemudian. Mike muncul dari lift dan meminta Naomi untuk membuka mulutnya agar dia bisa memuntahkan jamur kepadanya. Travis dan Naomi segera melarikan diri ke lantai ruang penyimpanan saat Mike mulai menembaki mereka. Mereka bersembunyi di salah satu unit penyimpanan dan menelpon DTRA yang kemudian dihubungkan ke Robert. Robert meminta mereka untuk tetap bersembunyi, dan menunggu sampai dia datang.
Griffin, manajer perusahaan sekaligus atasan Travis dan Naomi, datang bersama geng motor untuk mengambil televisi selundupan di salah satu unit ruang penyimpanan. Travis dan Naomi berusaha memperingatkan mereka, tetapi Mike berhasil menginfeksi tiga anggota geng. Mike mencoba mendekati Travis dan Naomi tapi kemudian ditembak oleh Ma Rooney. Griffin bertemu dengan Travis dan memaksanya untuk membuka pintu unit penyimpanan tempat di mana tiga orang anggota geng yang terinfeksi berada. Naomi tiba-tiba muncul dan menyemprotkan alat pemadam api ke arah Griffin, membuatnya bisa naik ke lantai atas dan keluar bangunan bersama Travis. Di luar, mereka bertemu dengan Robert yang menugaskan mereka berdua untuk memasang sebuah bom nuklir portabel di depan pintu ruang bawah tanah agar seluruh fasilitas hancur bersama jamur di dalamnya. Saat Travis dan Naomi menempatkan bom, Robert menewaskan salah satu makhluk terinfeksi, tetapi jatuh tergeletak saat penyakit punggungnya kambuh. Griffin mencoba mencuri kunci mobil Robert, namun Trini datang dan membunuhnya. Tidak lama kemudian, Travis dan Naomi keluar. Robert, Trini, Travis dan Naomi melarikan diri dengan mobil tepat saat bom meledak, nyaris mengenai dan menelan mereka dalam ledakan tersebut.
Beberapa hari kemudian, Abigail mengunjungi Robert yang tengah dirawat di rumah sakit. Laporan berita memuji Robert sebagai pahlawan karena berhasil mencegah penyebaran jamur, sekaligus mengkritik pemimpin militer yang sempat menghalanginya. Abigail, yang ternyata bernama asli Ishani, mengaku telah membocorkan laporan Robert kepada media. Di tempat lain, Travis menghabiskan waktu bersama Naomi dan putrinya. Namun, di kejauhan, seekor rusa tiba-tiba menyemburkan jamur hijau—menandakan bahwa ancaman tersebut belum sepenuhnya berakhir.