Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Klopidogrel (Clopidogrel), adalah obat antiplatelet yang digunakan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan strok pada individu yang berisiko tinggi.[4] Klopidogrel juga digunakan secara kombinasi dengan aspirin pada serangan jantung dan pasca pemasangan stent arteri koroner (terapi antiplatelet ganda).[4] Rute pemberian obat ini melalui oral.[4] Efek terapi akan muncul kurang lebih 2 jam dan akan berlangsung selama 5 hari.[4]
Kejadian efek samping yang umum dalam penggunaan obat ini seperti sakit kepala, rasa mual, mudah memar, gatal-gatal, dan muncul rasa mulas.[4] Efek samping yang parah dalam penggunaan obat ini bisa muncul perdarahan dan purpura trombositopenik trombotik.[4] Penggunaan obat ini untuk ibu hamil tidak membahayakan tetapi, belum ada penelitian yang lebih lanjut.[3] Clopidogrel masuk dalam golongan antiplatelet kelas tienopiridina.[4] Mekanisme kerja obat clopidogrel dengan menghambat reseptor yang disebut P2Y12 pada trombosit secara permanen.[4]
↑World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.