ChÅchin-obake (bahasa JepangKanji: æç¯ãåãcode: ja is deprecated , Hiragana: ã¡ããã¡ããã°ãcode: ja is deprecated , secara harfiah berarti "hantu lentera kertas") merupakan yÅkai dalam cerita rakyat Jepang dari chÅchin (sejenis lentera). Mereka juga bisa disebut sebagai chÅchin, bake-chÅchin, obake-chÅchin, dan chÅchin-kozÅ.[1][2][3]
ChÅchin-obake muncul dalam permainan kartu kusazÅshi, omocha-e, dan karuta seperti obake karuta yang muncul pada zaman Edo hingga awal abad ke-20, serta dalam mainan Meiji dan TaishÅ, buku anak-anak, dan atraksi rumah hantu.
Menurut legenda, chÅchin yang sudah usang dan tidak terpakai, bagian tengahnya akan membelah dan membentuk seperti mulut. Mereka memiliki sepasang bola mata, dan terkadang menumbuhkan wajah, tangan, tubuh, serta sayap. chÅchin yang terdapat dalam buku Gazu Hyakki Tsurezure Bukuro karya Toriyama Sekien digambarkan digambarkan memiliki bentuk seperti lentera yang disebut "bura-bura".