Pusat kota in Central Region, 23x15px|border |alt=|link= Singapura{{SHORTDESC:Pusat kota in Central Region, 23x15px|border |alt=|link= Singapura|noreplace}}
Sejarah modern Singapura dimulai di area ini, ketika pejabat kolonial Britania Raya Thomas Stamford Raffles dan perwakilan Perusahaan Hindia Timur Britania mendarat di sepanjang tepian Sungai Singapura pada tahun 1819 untuk mendirikan pelabuhan perdagangan bebas antara Eropa dan Asia. Seiring dengan berkembangnya pelabuhan tua di sepanjang muara tepian sungai, kota bersejarah tersebut secara alami meluas di sekitarnya, menciptakan apa yang sekarang disebut Central Area. Sebagai jantung keuangan Singapura, Downtown Core juga menjadi tempat kantor pusat dan kantor berbagai perusahaan besar, baik lokal maupun internasional, serta Bursa Efek Singapura (SGX). Sebagai ibu kota negara secara de facto, tempat ini juga menjadi rumah bagi banyak lembaga pemerintahan, terutama gedung Parlemen dan Mahkamah Agung.
Central Area mengelilingi tepian Singapore River dan Marina Bay, tempat pemukiman pertama di pulau itu didirikan tak lama setelah kedatangan Raffles pada tahun 1819. Central Area dikelilingi oleh sisa Central Region. Central Area berbatasan dengan wilayah perencanaan Novena di utara, Kallang di utara dan timur laut, Tanglin di barat laut dan barat, Bukit Merah di barat daya, dan Marine Parade di timur. Batas paling tenggara kota ini dikelilingi oleh Marina Barrage, tempat muara Marina Bay bertemu dengan Selat Singapura.