Cato, a Tragedy adalah sebuah drama yang ditulis oleh Joseph Addison pada tahun 1712 dan pertama kali dipentaskan pada tanggal 14 April 1713. Drama ini didasarkan pada peristiwa-peristiwa di hari-hari terakhir Marcus Porcius Cato Uticensis (lebih dikenal sebagai Cato yang Muda) (95–46 SM), seorang Stoa yang tindakan, retorika, dan perlawanannya terhadap tirani Julius Caesar menjadikannya ikon republikanisme, kebajikan, dan kebebasan. Drama Addison membahas banyak tema seperti kebebasan individu versus tirani pemerintah, republikanisme versus monarkisme, logika versus emosi, dan perjuangan pribadi Cato untuk mempertahankan keyakinannya dalam menghadapi kematian. Drama ini memiliki prolog yang ditulis oleh Alexander Pope dan epilog oleh Samuel Garth.
Drama ini sukses di seluruh Inggris dan wilayah jajahannya di Dunia Baru serta Irlandia. Frederick, Pangeran Wales mementaskan drama di Leicester House pada tanggal 4 Januari 1749 untuk mempromosikan dukungannya sendiri terhadap kebebasan Inggris melawan tirani ayahnya, George II dari Britania Raya. Para pemain menampilkan empat anak Frederick, termasuk calon George III, yang mengucapkan prolog yang ditulis khusus, yang menyertakan kalimat "What, tho' a boy? it may with pride be said / A boy in England born, in England bred" untuk membedakannya dengan tempat kelahiran George II di Jerman.[1]
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.