Sejarah dan kegiatan
Yayasan Karina secara resmi didirikan pada 17 Mei 2006 sebagai lembaga kemanusiaan resmi dari Konferensi Waligereja Indonesia. Karena merupakan anggota Indonesia dari Caritas Internationalis, organisasi ini juga dikenal luas sebagai Caritas Indonesia.[3] Organisasi ini berfungsi sebagai pusat untuk mengoordinasikan, memfasilitasi, dan mendukung upaya kemanusiaan Gereja Katolik di Indonesia. Karina merupakan organisasi nasional dengan kantor pusat di Jakarta, tetapi bekerja sama erat dengan jaringan 37 organisasi Caritas keuskupan dan komisi sosial-pastoral lainnya untuk menangani kebutuhan kemanusiaan. Salah satu peran kantor pusat nasional adalah menawarkan program peningkatan kapasitas bagi staf Caritas keuskupan dan fasilitator komunitas.[2]
Caritas Indonesia dikenal karena mendistribusikan paket bantuan tanggap darurat setelah bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, atau letusan gunung berapi.[4][5][6][7] Selain program bantuan kemanusiaan, Caritas Indonesia juga melaksanakan berbagai program jangka panjang, termasuk program-program yang berkaitan dengan pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas, adaptasi perubahan iklim, kesehatan dan gizi, serta program-program pendukung migran dan pengungsi serta memerangi perdagangan manusia.[8]