Candrakirti merupakan salah satu anggota masyhur dari kelompok yang disebut dbU-ma thal-'gyur dalam bahasa Tibet, suatu gerakan dalam menafsirkan filsafatMadhyamaka yang kadang kala diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Sanskerta sebagai Prāsaṅgika Madhyamaka atau dalam bahasa Indonesia sepadan dengan perguruan "konsekuensialis" atau "dialektisis"[2]
Dalam karyanya, Candrakirti mendukung Buddhapalita daripada Bhavaviveka; mengkritik Bhavaviveka yang menerima silogisme mandiri. Ia juga mengutarakan kritik terhadap sejumlah perguruan Buddhis awal seperti Vijñānavāda atau sekolah idealis.[3]
Karya-karya Candrakirti meliputi Prasannapada—bahasa Sanskerta yang berarti "kata-kata yang jelas"—suatu tafsiran terhadap karya Nagarjuna, Mulamadhyamakakarika dan Madhyamakavatara (suplemen bagi tulisan-tulisan Nagarjuna). Madhyamakāvatāra digunakan sebagai buku sumber bagi kebanyakan sekolah pertapaan Tibet dalam mempelajari 'kekosongan' (Sanskerta: śūnyatā) dan filsafat mazhab Madhyamaka.
Referensi
↑P. 298 Global History of Philosophy: The Patristic-Sutra Period, Volume 3, By John C. Plott
↑Fenner, Peter G. (1983). "Chandrakīrti's refutation of Buddhist idealism." Philosophy East and West Volume 33, no.3 (July 1983) University of Hawaii Press. P.251. Source: (accessed: January 21, 2008)
Artikel bertopik biografi tokoh Buddhis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.