Setiap tahun, Desa Budo selalu mengalami kekurangan air bersih akibat sulitnya mendapatkan mata air. Sebagian besar masyarakat desa memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan MCK dan keperluan sehari-hari. Untuk air minum, mereka tergantung pada distribusi air isi ulang kemasan dari produksi pabrik maka dari itu pemerintah merencanakan sebuah pembangunan sumur bor untuk para warga.[1]