Desa Blingoh terletak 45Â km di sebelah Utara Kota Jepara. Desa Blingoh terdapat di antara perbatasan Kecamatan Donorojo dengan Kecamatan Keling. Di sebelah utara berbatasan langsung dengan Desa Tulakan, Desa Ujungwatu, Desa Banyumanis, dan Desa Clering. Sebelah selatan Berbatasan dengan Desa Kelet. Pada sebelah timur berbatasan dengan Desa Jugo, dan Desa Ujungwatu. Sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Desa Kelet.
Administratif
Dukuh
Desa Blingoh terdiri dari beberapa dukuh, yaitu:
Dukuh Lembah
Dukuh Simo
Dukuh Guwo
Dukuh Senggrong
Dukuh Krajan
Dukuh Canggaan
RT/RW
Desa Blingoh terdiri dari beberapa RT dan RW, yaitu:
RW I = RT 1 - RT 11
RW II = RT 1 - RT 3
RW III = RT 1 - RT 13
Pariwisata
Desa Blingoh terdapat beberapa tempat wisata, yaitu:
Kepala Desa Blingoh memiliki perencanaan untuk mengembangkan tempat wisata supaya ekonomi warga desa Blingoh ikut meningkat, rencana tersebut yaitu:
Mengembangkan Air Terjun Undak Manuk
Membangun Jalan Aspal yang baik supaya mempermudah pengunjung menjangkau Danau Blingoh
Membangun Gazebo dengan desain arsitektur khas Jawa dengan sedikit ukiran khas Jepara serta atap genteng wuwungan khas Jepara.
Membangun bangku taman dari bahan semen supaya awet, tetapi dibentuk dan dicat menyerupai bangku taman kayu dengan ukir-ukiran khas Jepara.
Membangun Taman dengan rumput jepang dan bunga warna warni yang tertata indah, serta memasang berbagai permainan untuk anak diantaranya ayunan, perosotan, dll.
Menyediakan Tempat Sampah dan memasang papan peringatan dilarang buang sampah sembarangan, dan bagi yang ketangkap basah membuang sampah sembarangan maka di beri denda.
Mengembangkan Air Terjun Jurang Manten atau Air Terjun Lanang Wedok
Membangun Jalan Aspal yang baik supaya mempermudah pengunjung menjangkau Danau Blingoh
Membangun Gazebo dengan desain arsitektur khas Jawa dengan sedikit ukiran khas Jepara serta atap genteng wuwungan khas Jepara.
Membangun bangku taman dari bahan semen supaya awet, tetapi dibentuk dan dicat menyerupai bangku taman kayu dengan ukir-ukiran khas Jepara.
Membangun Taman dengan rumput jepang dan bunga warna warni yang tertata indah, serta memasang berbagai permainan untuk anak diantaranya ayunan, perosotan, dll.
Menyediakan Tempat Sampah dan memasang papan peringatan dilarang buang sampah sembarangan, dan bagi yang ketangkap basah membuang sampah sembarangan maka di beri denda.
Mengembangkan Danau Blingoh
Membangun Jalan Aspal yang baik supaya mempermudah pengunjung menjangkau Danau Blingoh.
Membangun Tempat Parkir Bus, Mobil, Motor, Sepeda, di daerah Danau Blingoh minimal berjarak 200 meter dari bibir danau blingoh.
Membangun Warung dengan desain arsitektur Jawa, jarak bibir danau dengan warung minimal berjarak 100 meter, supaya tidak merusak pemandangan danau blingoh.
Membangun Gazebo dengan desain arsitektur khas Jawa dengan sedikit ukiran khas Jepara serta atap genteng wuwungan khas Jepara.
Membangun bangku taman dari bahan semen supaya awet, tetapi dibentuk dan dicat menyerupai bangku taman kayu dengan ukir-ukiran khas Jepara.
Mengadakan penyewaan Tikar untuk keluarga yang ingin piknik (makan bekal dari rumah) beralaskan tikar di pinggir Danau Blingoh.
Membangun Taman dengan rumput Jepang dan bunga warna warni yang tertata indah, serta memasang berbagai permainan untuk anak diantaranya ayunan, perosotan, dll.
Menyediakan Tempat Sampah dan memasang papan peringatan dilarang buang sampah sembarangan, dan bagi yang ketangkap basah membuang sampah sembarangan maka di beri denda.
Investor
Sedang dicari investor untuk berinvestasi bersama pemilik tanah dan petinggi desa Blingoh, Donorejo, Jepara. Minat dapat datang langsung atau hubungi: 085641405360 ( Ilham ) Wisata tiban memesona dan sedang booming di Jepara menarik minat wisatawan dari banyak lokasi, dari Jepara dan sekitarnya eks karisidenan Pati bahkan dari luar kota. Diliput berbagai media cetak, online, maupun televisi.
Penduduk
Agama
Warga Desa Blingoh mayoritas beragama Islam, Penduduk Desa Blingoh 90% beragama Islam, 5% beragama Budha, dan 5% beragam Kristen.
Suku
Penduduk Desa Blingoh 90% berasal dari Suku Jawa, dan 10% keturunan Portugis.