Bendungan ini mulai dibangun pada bulan Februari 2015 dan direncanakan selesai pada bulan Desember 2019.[1] Namun, pada tahun 2017, rancangan dari bendungan diubah, sehingga bendungan ini baru mulai dioperasikan pada tahun 2023. Pada bulan Februari 2024, Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan ini.[2]
Manfaat
Selain untuk mengairi lahan pertanian seluas 2.214 hektar, bendungan ini juga dapat dimanfaatkan untuk menyediakan air baku sebanyak 500 liter per detik. Air yang terbendung oleh bendungan ini juga berpotensi untuk membangkitkan listrik melalui PLTA berkapasitas 2,43 MW.[3]
↑Joga, Nirwono dan Soetomo, Agus (2020). 75 Bendungan Sumber Kehidupan dan Kesejahteraan Rakyat (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm.124–125. ISBN978-623-94752-4-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)