Pembangunan bendungan ini telah digagas pada tahun 1991, dan setahun kemudian, juga mulai dilakukan studi kelayakan mengenai pembangunan bendungan ini. Pada tahun 2003, tim dari Universitas Sumatera Utara pun mulai melakukan analisis mengenai dampak lingkungan dari pembangunan bendungan ini.[1] Pada bulan Oktober 2017, bendungan ini pun mulai dibangun, dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Oktober 2024.[2]
Manfaat
Bendungan ini diharapkan dapat mengairi lahan pertanian seluas 3.267 hektar serta mengurangi debit banjir dari Sungai Percut dan Sungai Deli sebesar 68,17 meter kubik per detik. Air yang terbendung oleh bendungan ini juga berpotensi untuk digunakan membangkitkan listrik melalui PLTM berkapasitas 2,8 MW.[1]