Di Tiongkok, bedolah dikenal sebagai an hsi hsiang atau "aromatik dari Parthia", yang termasuk ragam kemenyan yang mencapai Tiongkok baik melalui Jalur Sutra dari Asia Tengah, atau lewat laut. Kemudian an hsi hsiang juga digunakan untuk menamai bahan pengganti dari India Timur, gum benzoin dari Sumatra.[2]
Isidore dari Seville melaporkan dalam tulisannya, Etymologiae (XVII.viii.6), bahwa bedolah berasal dari pohon-pohon di India dan Arabia, di mana varietas Arabia lebih baik karena lembut, keputih-putihan dan berbau harusm, sedangkan varietas India berwarna hitam kotor.[4]
↑Barney, Stephen A.; Lewis, W. J.; Beach, J. A.; Berghof, O. (translators) (2006). The Etymologies of Isidore of Seville (Edisi 1). Cambridge University Press. hlm.348–349. ISBN978-0-511-21969-6.Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link). Isidore's encyclopedia assembled facts from classical sources.